RRI Yogyakarta Luncurkan Program Acara Wisata "Mlaku Neng Jogja"

  • 27 Jul 2026 06:40 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta- RRI Yogyakarta resmi meluncurkan program acara terbaru bertajuk "Mlaku Nèng Jogja" dalam sebuah kegiatan yang digelar di Kimaya Sudirman Yogyakarta by Harris. Program ini hadir sebagai media untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, UMKM, serta berbagai komunitas wisata yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta kepada masyarakat luas terutama generasi muda melalui siaran teresterial dan multiplatform.

Peluncuran program tersebut turut melibatkan komunitas jemparingan, olahraga panahan tradisional khas Yogyakarta yang sarat akan nilai budaya dan filosofi. Kehadiran komunitas ini menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang menginap di hotel bintang empat tersebut, sekaligus memperkuat komitmen pelestarian budaya lokal.

Ketua Tim Penyiaran RRI Yogyakarta, Rini Rustriani Lesti Handayani, Jumat 24 Juli 2026, mengatakan, program "Mlaku Nèng Jogja" diharapkan mampu memperluas promosi destinasi wisata di Yogyakarta melalui siaran radio terestrial maupun berbagai multiplatform, seperti rridigital, rri.co.id, Instagram, Youtube, Tiktok, Facebook dan Spotify.

"Di era teknologi informasi saat ini, masyarakat semakin banyak memanfaatkan internet dan media sosial untuk mencari informasi, termasuk mengenai destinasi wisata. Melalui program ini kami berharap potensi wisata Yogyakarta semakin dikenal dan mendapat respons positif dari masyarakat," ujarnya.

Program "Mlaku Nèng Jogja" yang disiarkan di Pro 2 RRI Yogyakarta setiap hari Minggu pukul 09.00 Wib, merupakan bagian dari aksi perubahan yang digagas oleh salah satu pegawai RRI Yogyakarta, Yulia Harfiah, dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) RRI bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Usai peluncuran, kegiatan dilanjutkan dengan dialog santai yang menghadirkan perwakilan Kimaya Sudirman Yogyakarta by Harris, komunitas jemparingan, serta para peserta diskusi yang dipandu oleh penyiar Pro 2 RRI Yogyakarta yang juga konten kreator, Saviera Ajeng yang lebih dikenal dengan sapaan Mbak Jawa.

Dalam dialog tersebut terungkap bahwa jemparingan bukan sekadar olahraga tradisional, tetapi juga mengandung filosofi kehidupan yang mengajarkan ketenangan, konsentrasi, kesabaran, dan keseimbangan antara pikiran serta tindakan.

Komunitas Jemparingan berfoto bersama kerabat kerja RRI Yogyakarta usai meluncurkan Program Acara Mlaku Neng Jogja di Kimaya Sudirman Yogyakarta by Harris (Foto: yulia/RRI)

Sementara itu, Manajer Kimaya Sudirman Yogyakarta by Harris, Sapril Anggara, menjelaskan bahwa kegiatan jemparingan rutin diselenggarakan sseminggu sekali ini sebagai salah satu upaya pihak hotel dalam melestarikan dan memperkenalkan budaya Yogyakarta kepada tamu yang menginap di hotel.

"Kami ingin wisatawan tidak hanya menikmati fasilitas hotel, tetapi juga bisa melihat langsung salah satu kekayaan budaya Yogyakarta melalui aktivitas jemparingan," katanya.

Ia menambahkan, kegiatan Jemparingan yang rutin digelar setiap hari Jumat jam 15.00 Wib ini umumnya diikuti oleh anggota jemparingan yang telah memiliki kemampuan khusus. Adapun bagi masyarakat yang masih pemula, latihan dasar dilakukan di lokasi lainnya.

Melalui kolaborasi antara RRI Yogyakarta, pelaku industri pariwisata, dan komunitas budaya, program "Mlaku Nèng Jogja" diharapkan mampu menjadi media promosi yang efektif untuk memperkenalkan destinasi wisata, budaya, UMKM, serta kearifan lokal Yogyakarta kepada masyarakat Indonesia bahkan mancanegara, sehingga tradisi dan budaya Yogyakarta dapat terus lestari dan semakin dikenal di tingkat dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....