Shuttle menuju Taman Pintar Yogyakarta Disediakan Secara Gratis
- 09 Mei 2026 11:07 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pasca penutupan parkir bus di Tempat Khusus Parkir (TKP) Senopati sejak 14 Maret 2026, UPT Pengelolaan Taman Budaya Kota Yogyakarta melakukan berbagai skema agar tetap memudahkan akses bagi wisatawan untuk berkunjung ke Taman Pintar Yogyakarta. Salah satunya melalui layanan antar-jemput gratis bagi wisatawan, upaya ini agar pelayanan kepada pengunjung tetap berjalan optimal.
Kepala UPT Pengelolaan Taman Budaya Kota Yogyakarta, Karmila mengatakan, berbagai penyesuaian untuk menjaga kenyamanan dan aksesibilitas pengunjung dilakukan khususnya rombongan pelajar yang berkunjung ke Taman Pintar Yogyakarta. Menurutnya, sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan, pengelola Taman Pintar menyediakan layanan antar-jemput shuttle gratis bagi rombongan yang telah melakukan reservasi, rombongan diarahkan menuju titik penurunan atau drop zone yang ditentukan.
“Kami menyediakan layanan antar-jemput gratis menggunakan armada yang kami miliki. Misal rombongan parkir di Ngabean atau Menara Kopi, nanti menurunkan pengunjung di Jalan Tilarso sebelah Remujung, ketika selesai kunjungan bisa dijemput di titik tersebut atau bisa kami antar ke lokasi parkir,” katanya, Sabtu, 9 Mei 2026.
Mila menyampaikan, layanan antar-jemput wisatawan didukung armada dengan kapasitas sekitar 60 penumpang dalam satu kali perjalanan. Dalam kondisi tertentu, pengelola juga melakukan koordinasi lintas perangkat daerah untuk menambah dukungan armada.
Selain itu, bagi rombongan yang belum melakukan reservasi, pengelola tetap memberikan pendampingan di lapangan melalui petugas untuk memastikan pengunjung dapat menjangkau lokasi dengan aman. Ke depan, Pemkot Yogyakarta juga mendorong penataan titik penurunan yang lebih representatif dan terintegrasi untuk mendukung berbagai destinasi di kawasan pusat kota.
Menurut Mila, keberadaan titik penurunan yang aman, nyaman, dan terjangkau akan memberikan manfaat tidak hanya bagi Taman Pintar, tetapi juga destinasi lain di sekitarnya.
“Harapannya ke depan ada titik penurunan yang representatif dan terintegrasi, sehingga dapat mendukung akses ke berbagai destinasi wisata di kawasan ini. Titik yang memungkinkan ada di Sriwedani, tapi kemarin kami koordinasi masih perlu penyesuaian, karena luasnya terlalu sempit untuk manuver bus,” ucapnya.
Pemkot Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas layanan wisata edukasi, termasuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pengunjung tetap menjadi prioritas utama. Mila juga menyebutkan, masukan dari masyarakat juga menjadi perhatian bagi pengelola khususnya terkait kondisi beberapa wahana.
“Kami berkomitmen memastikan anak-anak dan rombongan yang datang tetap bisa belajar dan menikmati Taman Pintar dengan nyaman. Kami mencermati berbagai masukan dari masyarakat sebagai bahan evaluasi. Saat ini perawatan rutin terus berjalan, dan beberapa wahana juga kami lakukan pembaruan secara bertahap agar tetap relevan dan aman digunakan,” ujarnya.
Melalui berbagai langkah penyesuaian layanan serta peningkatan kualitas wahana, Taman Pintar diharapkan tetap menjadi destinasi unggulan wisata edukasi sekaligus mendukung penataan kawasan pusat kota yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....