Jogja Takbir Festival Digelar di Malioboro, Hasto Dukung Jadi Ikon Wisata Religi

  • 07 Mei 2026 10:19 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Yogyakarta akan kembali menghadirkan gelaran Jogja Takbir Festival (JT Fest) yang kali ini akan digelar di kawasan Malioboro pada 29 Mei 2026 mendatang. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi syiar agama sekaligus mengkampanyekan pentingnya kesadaran menjaga lingkungan.

Wali kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan dukungannya dengan rencana pengembalian JT Fest ke pusat kota. Menurutnya, JT Fest yang digulirkan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kota Yogyakarta bukan hanya menjadi syiar agama, tetapi bisa menjadi daya tarik pariwisata dan memperkuat identitas daerah.

"Alhamdulillah, ini keren, karena akan diselenggarakan di kawasan Malioboro pada malam hari. Jadi pasti indah dan menarik," katanya, di sela audiensi di ruang kerjanya, di kompleks Balai kota Yogyakarta, Rabu, 6 Mei 2026.

Selain mendukung pelaksanaan JT Fest, Hasto juga memberikan tantangan bagi Angkatan Muda Muhammadiyah Kota Yogyakarta sebagai penyelenggara untuk memperluas skala acara di tahun mendatang. Ia berharap, kedepannya pagelaran JT Fest tidak hanya menjadi milik warga lokal Yogyakarta dan sekitarnya saja, tetapi juga menjadi magnet nasional.

"Ini persiapan untuk tahun depan, kita juga akan mengadakan acara yang sama, tapi pesertanya nasional di seluruh Indonesia. Mudah-mudahan bisa sukses dan menjadikan Yogyakarta lebih istimewa," ucapnya.

Ketua Panitia JT Fest 2026 Luqman Abdurrahman mengatakan setelah tiga tahun pasca pandemi penyelenggaraan JT Fest di Balai kota Yogyakarta. Pada pelaksanaannya tahhn ini akan kembali ke khitahnya di sepanjang Jalan Malioboro.

Hal ini diungkapkan Luqman, untuk menjawab kerinduan masyarakat. Rencananya, parade akan dimulai dari depan gedung DPRD DIY, menyusuri Malioboro, dan melakukan display di depan Museum Sonobudoyo atau Jalan Trikora.

"Alhamdulillah, ada 18 kafilah dari 14 cabang atau kemantren di tingkat Kota Yogyakarta yang insyaallah akan tampil. Kami ingin JT Fest menjadi ikon wisata religi di jantung kota Yogyakarta," ucapnya.

Jogja Takbir Festival 2026 ini mengusung mengusung tema 'Muhammadiyah Jogja Songsong Peradaban Hijau Berkemajuan'. Tema yang diusungnya tersebut, selaras dengan program yang tengah digencarkan pemerintah kota, yakni gerakan "Mas JOS" atau Masyarakat Jogja Olah Sampah.

"Kami ingin mengkampanyekan kepada masyarakat tentang kesadaran ekologi melalui festival ini. Jadi, syiar agamanya dapat, kepedulian lingkungannya juga dapat," ujarnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....