Pedagang Menangis di tengah Ramainya Malioboro saat Libur Panjang

  • 18 Feb 2026 11:04 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Momentum libur panjang Imlek membawa wisatawan memadati kawasan ikonik Malioboro, Yogyakarta. Namun, ramainya kunjungan tersebut belum sepenuhnya dirasakan oleh sebagian pedagang di Teras Malioboro Beskalan maupun Teras Malioboro.

Salah satu pedagang di lantai 2 Teras Malioboro Beskalan Emi mengungkapkan meski tempat sehari-hari ia mengais rezeki ramai dikunjungi, tetapi minat pembeli masih tergolong minim.

“Pengunjungnya ada, lebih ramai daripada hari biasa, tapi daya beli memang masih minim,” ujarnya saat ditemui pada Minggu, 15 Februari 2026.

Menurut Emi, banyak pengunjung yang datang berkeliling kawasan tersebut. Namun, tidak sedikit yang hanya melihat-lihat tanpa membeli, meskipun ia sudah berusaha untuk menawarkan. “Yang penting kami sudah berusaha, wes bengak-bengok koyo ning pasar luwak,” katanya.

Meski demikian, ia menilai pemerintah daerah telah berupaya menggencarkan promosi melalui media sosial. Namun, menurutnya, promosi saja belum cukup jika pengunjung memang belum memiliki keinginan untuk berbelanja.

Hal serupa disampaikan Mira, salah satu pedagang di Teras Malioboro. Ia mengatakan meskipun saat momentum libur pajang kawasan Malioboro ramai, kondisi tersebut belum tentu berdampak langsung pada peningkatan penjualan di Beskalan.

Ia menilai sepinya pembeli turut dipengaruhi oleh akses jalan menuju Teras Malioboro yang belum memadai. “Kalau di Beskalan ini jalannya belum ada tembus langsung ke Malioboro. Jadi seperti tersembunyi. Wisatawan belum tentu tahu kalau di sini ada pedagang,” ujarnya.

Mira mengaku, kondisi sepi tidak hanya terjadi saat momentum Imlek, tetapi juga pada hari-hari biasa. Ia berharap adanya akses jalan yang lebih mudah agar pengunjung mengetahui keberadaan para pedagang di Teras Malioboro.

“Kami mintanya cuma akses jalan saja. Kalau jalannya ada, pasti ada pengunjung. Pengunjung jadi tahu kalau di sini ada pedagang,” ucapnya penuh harap.

Keluhan tersebut tidak hanya dirasakan Mira. Sejumlah pedagang lain di Teras Malioboro juga mengeluhkan hal serupa. Bahkan, beberapa lapak kosong dimanfaatkan Mira untuk menata dan memajang barang dagangannya dengan harapan dapat menarik perhatian pembeli.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....