Kreativitas Warga Kaliurang Hadirkan Wisata Tankaman Natural Park
- 31 Jan 2026 17:43 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Tankaman Natural Park sebuah destinasi wisata alam yang menawarkan pengalaman yang berbeda. Terletak di tengah hutan asli Kaliurang Timur, Harjobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman DIY menyuguhkan pemandangan gunung merapi sekaligus suasana alam yang masih asri dan alami.
Pengelola Tankaman Natural Park, Wisna Ramadhan, mengatakan bahwa ide mendirikan Tankaman Natural Park ini muncul saat pandemi covid 19, ketika ia beserta teman – teman mencari kegiatan di alam terbuka. Awalnya area tersebut merupakan kebun di tanah kas desa yang disewakan.
“Awalnya nama tankaman itu berasal dari Bahasa jawa etan itu timur makaman itu ya pemakaman. Tankaman berarti tanah di sebelah timur pemakaman,” katanya.
Dengan dukungan dari Dana Keistimewaan Yogyakarta, wisna beserta dengan teman temannya dapat membangun Tankaman Natural Park. Pada awalnya fasilitas yang ada dulunya tidak selengkap sekarang, mereka dulunya hanya membuka kamar mandi, pendopo, dan listrik untuk mendukung aktivitas wisata.
Selain digunakan untuk membuka kamar mandi, awalnya Tankaman digunakan sebagai tempat camping. Namun seiring berjalannya waktu, ia belajar mengelola kopi secara otodidak, hingga akhirnya fokus pada pengembangan fasilitas warung dan rekreasi.
Menurutnya, daya tarik utama di Tankaman Natural Park adalah suasana alam yang asri yang jarang ditemui ditempat lain. Selain itu, pengujung juga dapat menikmati pemandangan gunung merapi serta jempatan pluyon yang sempat viral lewat film KKN Desa Penari.
“Dulu saya dan teman teman mengandalkan media sosial untuk mempromosikan, kayak Instagram dan tiktok. Tapi karena ada salah satu influencer yang datang kemudian dia bikin konten yang kemudian menarik perhatian pengunjung berbagai daerah, seperti dari solo, klaten, Surabaya dan jogja,”katanya.
Mendirikan dan mengelola tankaman natural park tidak lepas dari tantangan, terutama karena berada di alam terbuka. Kurangnya pengalaman menjadi tantangan dan menjadi pembelajaran secara otodidak hingga akhirnya dapat membuka warung di tengah hutan di kaliurang timur.
Pengunjung yang datang ke tankaman natural park tidak akan menemukan fasilitas WiFi. Menurut wisna, tujuan utamanya adalah menghadirkan pengalaman menikmati alam, tanpa bermain gadget, sehingga pengunjung dapat lebih menikmati suasana hutan yang asli (Victorio Firsta).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....