Hermoyo Edupark, Program Kolaboratif UMY di Gunungkidul

  • 14 Jul 2026 10:22 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Masyarakat di Kalurahan Semoyo Kabupaten Gunungkidul bersama para civitas akademika UMY, mengembangkan Hermoyo Edupark. Program ini mengintegrasikan wisata edukasi herbal, peternakan dan pemberdayaan ekonomi.

Program Hermoyo Edupark menggunakan dana investasi dari Bank Syariah Indonesia (BSI) senilai Rp 3,4 Miliar. Hingga tahun 2026 ini, sebanyak 83 mahasiswa termasuk 20 dosen UMY lintas bidang keilmuan, terlibat aktif dalam program tersebut.

Direktur Direktorat Kemitraan Global dan Employability UMY, Profesor Rizal Yaya memastikan, Program Hermoyo Edupark mampu meningkatkan ekonomi warga. Sebab hingga kini, 30 UMKM lokal sudah menjadi mitra dari program tersebut.

”Hermoyo Edupark sudah dikunjungi 20 ribu orang, dan memberdayakan 200 kepala keluarga berpenghasilan rendah,” ucapnya, Selasa, 14 Juli 2026. ”Di lokasi tersebut dikembangkan dua hektar kawasan edukasi, dan menanam 10.671 pohon produktif.”

Berkat upaya ini, UMY meraih peringkat kedua se-DIY dalam Anugerah Kerja Sama Diktisaintek Tahun 2026. Capaian ini berawal dari undangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, agar perguruan tinggi mengajukan proposal program unggulan pengabdian kepada masyarakat.

Kemudian, UMY mengusulkan program kolaboratif di Desa Semoyo yang telah berjalan sejak 2024. Program tersebut bersifat kolaboratif, bersama Bank Syariah Indonesia (BSI), Pemerintah Kalurahan Semoyo, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Patuk.

”Kami datang dengan konsep membangun ekosistem di wilayah Kalurahan Semoyo,” ujarnya. ”Harapannya, seluruh unsur masyarakat dapat terlibat sehingga program ini terus berkembang dan memberikan dampak yang berkelanjutan.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....