DIY Kembangkan Destinasi Wisata Inklusif

  • 26 Jan 2026 21:49 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Wilayah DIY sedang bersiap memasuki babak baru, tentang pariwisata yang lebih kolaboratif. Sesuai arahan Sri Sultan sebagai Gubernur, berbagai sekat sektoral menyangkut promosi wisata harus diruntuhkan.

Direktur Utama Injourney Destination Management (PT TWC) Febriana Intan, ingin menyelaraskan dengan visi Sri Sultan memperkuat ekosistem pariwisata inklusif. Agar pengembangan destinasi, tidak terjebak ego sistem.

”Kita tidak boleh hanya menonjolkan satu atau dua titik saja, seperti Prambanan atau Borobudur,” katanya di Kantor Gubernur DIY Kompleks Kepatihan, Senin, 26 Januari 2026. ”Harus membangun ekosistem yang solid.”

Selain aspek destinasi, penguatan ekonomi kerakyatan menjadi prioritas. Febrina secara terbuka menyatakan bahwa TWC ingin belajar dari kesuksesan Pemda DIY dalam mengelola UMKM, salah satunya melalui platform SiBakul.

Upaya membangun sinergi antara pihaknya dengan Pemda DIY ini, diharapkan mampu membuat UMKM lokal bisa naik kelas. Sekaligus bisa terlibat aktif dalam rantai pasok pariwisata, di bawah naungan program Injourney.

"Kami masih perlu banyak belajar, terutama bagaimana pengembangan UMKM melalui SiBakul,” katanya. ”Ini saya rasa bisa kita integrasikan agar manfaat keberadaan destinasi kami benar-benar dirasakan masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, Febrina menjelaskan tentang rencana strategis terkait calendar of events tahunan. Ia menyebut beberapa agenda besar seperti International Wellness Day hingga perayaan Satu Suro yang akan dikemas lebih menarik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....