Transformasi Digital UMKM Melalui Pelatihan Manggis Digital

  • 18 Agt 2025 11:14 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Boyolali: Suasana Desa Manggis, Mojosongo, Boyolali tampak berbeda pada awal Agustus 2025. Selama lima hari berturut-turut, mulai Senin-Kamis (4-8/8/2025), para pelaku usaha dari lima dusun mengikuti pelatihan bertajuk “Manggis Digital” yang digagas oleh Mahasiswa KKN Tematik Tarunata Manggis.

Pelatihan ini bertujuan membantu para pelaku industri dan UMKM desa beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan usaha. Setiap dusun mendapatkan materi yang disesuaikan dengan potensi dan karakteristik usahanya, sehingga peserta dapat langsung menerapkan pembelajaran sesuai kebutuhan usaha masing-masing.

Di Dusun 1, para pelaku usaha kandang kambing dilatih membuat konten promosi kreatif melalui TikTok. Dusun 2, yang banyak memiliki usaha sapu ijuk rumahan, difokuskan pada strategi promosi produk agar mampu menarik minat pembeli di media sosial. Sedangkan di Dusun 3, yang memiliki usaha makanan, celengan karakter, alat kebersihan, dan atribut pramuka, peserta dilatih membuat konten visual yang menonjolkan keunikan produk.

Di Dusun 4 yang dikenal sebagai sentra produksi alat kebersihan, peserta diajarkan teknik pengambilan foto dan video produk agar terlihat profesional. Sementara Dusun 5, dengan usaha jasa jahit, percetakan, serta calon usaha makanan, mendapat pembekalan strategi pemasaran dan branding daring agar dapat bersaing di pasar digital.

Adidara Rizki, salah satu mahasiswa KKN Tematik Tarunata Manggis, menekankan pentingnya kualitas konten dalam era pemasaran digital. "Konten adalah wajah dari sebuah usaha di dunia digital. Tanpa konten yang menarik dan relevan, usaha akan sulit dikenal. Melalui pelatihan ini, kami ingin UMKM di Desa Manggis tidak hanya hadir di media sosial, tetapi juga mampu membangun citra yang positif dan menjangkau pelanggan secara efektif," ujarnya.

Dengan adanya “Manggis Digital”, harapannya UMKM Desa Manggis semakin percaya diri dalam memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha, memperluas pasar, serta meningkatkan daya saing di tengah persaingan global. (raynaldi/katon/par)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....