Pelatihan Adiwicara, Cara Pemkab Sleman Lestarikan Bahasa Jawa

  • 03 Okt 2026 21:23 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Pemkab Sleman menggandeng DPD Paguyuban Pranatacara Yogyakarta (PPY) Kabupaten Sleman untuk nguri-uri budaya Jawa melalui pelatihan adiwicara angkatan I. Lewat pelatihan aidiwicara ini, diharapkan dapat menjadi upaya untuk bahasa, sastra, seni, dan nilai-nilai luhur budaya Jawa di tengah arus modernisasi.

Ketua DPD PPY Kabupaten Sleman Agus Wiranto mengatakan pelatihan adiwicara nantinya akan berlangsung secara intensif selama tiga bulan dengan total 24 kali pertemuan. Program ini didukung oleh 12 narasumber ahli di bidangnya dan diikuti oleh 97 peserta.

Agus menambahkan PPY Sleman menjadi satu-satunya kepengurusan di wilayah Yogyakarta yang mampu menyelenggarakan program pawiyatan (pelatihan) secara mandiri.

“Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas budaya, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat posisi PPY Sleman sebagai wadah pembelajaran, pengembangan kapasitas, serta penggerak utama pelestarian tradisi Jawa di Kabupaten Sleman,” katanya, Kamis, 1 Oktober 2026.

Apresiasi DPD PPY Sleman

Sementara, Bupati Sleman Harda Kiswaya mengapresiasi DPD PPY Sleman atas inisiasinya untuk menggelar pelatihan adiwicara. Harda menyebut kemampuan adiwicara atau berbicara di depan umum (public speaking) bukan sekadar teknik mengolah suara dan menyusun kalimat.

Namun, juga menjadi cerminan karakter serta identitas diri yang memuat nilai unggah-ungguh, tata krama, dan kesantunan.

Menurut Harda, seorang adiwicara dituntut untuk menerapkan falsafah Jawa 'Ajining diri saka lathi'. Artinya, kehormatan seseorang tercermin dari tutur katanya. Dia mengatakan, kemampuan berbicara harus disertai dengan tanggung jawab moral.

“Semakin tinggi kemampuan seseorang berbicara di depan masyarakat, semakin besar pula tanggung jawabnya dalam menggunakan kata-kata untuk memberi semangat dan menyatukan masyarakat. Sinergi PPY Sleman bersama Pemkab Sleman, lembaga pendidikan, serta para budayawan agar pelestarian budaya Jawa diharapkan semakin kuat dan tetap relevan dengan perkembangan zaman,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....