Jelang Pilur Serentak, Bupati Bantul Minta Masyarakat Hindari Politik Uang
- 01 Okt 2026 16:33 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Bupati Bantul Abdul Halim Muslih kembali mengingatkan seluruh masyarakat agar tidak terlibat politik uang dalam pelaksanaan Pemilihan Lurah (Pilur) serentak 2026. Praktik tersebut secara tegas telah dilarang dalam peraturan daerah.
Kepada awak media Halim menegaskan bahwa, praktik politik uang dalam bentuk apa pun tidak dapat dibenarkan. Sebab, hal itu secara langsung akan mencederai prinsip keadilan, kejujuran, dan integritas dalam berdemokrasi.
“Saya menegaskan kembali bahwa money politic itu dilarang dalam Perda, Perbup, dan peraturan perundang-undangan apa pun. Maka jangan melakukan money politic dalam wujud apapun baik uang, beras, atau iming-iming lainnya,” ucapnya, Kamis, 1 Oktober 2026.
Secara khusus Bupati mengajak generasi muda yang telah memiliki hak pilih untuk ambil bagian dalam mewujudkan demokrasi yang lebih baik. Pilur serentak menjadi momentum yang tepat untuk mempraktikkan hal tersebut.
“Saya mengajak generasi milenial, generasi Z untuk menyalurkan hak pilihnya. Kalian ini adalah generasi demokrasi yang matang,” ujarnya.
Untuk itu, Bupati berharap generasi muda tidak mengikuti cara-cara lama dalam berdemokrasi, termasuk praktik politik uang. Sebaliknya, mereka diharapkan menjadi bagian dari perubahan menuju demokrasi yang lebih berintegritas.
“Maka hindarilah cara-cara lama, karena kita ingin memasuki demokrasi yang lebih berintegritas. Gen milenial dan gen z sebagai pemilih mayoritas, ini punya peran dan tanggung jawab untuk menjadikan demokrasi kita ini lebih beradab,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....