Soroti Sumbangan Komite di MTs Negeri 9 Sleman, JCW: Memberatkan Orang Tua

  • 29 Sep 2026 20:10 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Jogja Corruption Watch (JCW) menyoroti pungutan sumbangan komite di MTs Negeri 9 Sleman yang turut dikeluhkan oleh orang tua siswa baru-baru ini. Aktivis JCW Baharuddin Kamba menyebut jumlah sumbangan dinilai besar, yakni mencapai Rp 2 juta.

Menurut Kamba, pungutan sumbangan ini akan memberatkan keuangan orang tua. Terlebih di tengah kondisi lesunya ekonomi belakangan ini.

“Khususnya bagi wali murid yang terhimpit kehidupan ekonomi. Buat makan sehari-hari saja harus banting tulang. Apalagi untuk bayar tarikan sekolah yang kisarannya mencapai Rp 2 juta persiswa,” kata Kamba, Selasa, 29 September 2026.

Kamba mengatakan MTs negeri menjadi sekolah milik pemerintah di bawah naungan Kementerian Agama. Dengan demikian, MTs negeri sudah seharusnya mendapatkan alokasi dana Bosda dan Bosnas dan dilarang melakukan pungutan.

Meski demikian, dia tidak menampik adanya kemungkinan sejumlah program madrasah yang tidak tercover dana Bosnas dan Bosda lantaran adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat. Untuk itu, Kamba mendorong adanya pendampingan dari Kementerian Agama terkait rencana kegiatan madrasah.

Sehingga nantinya madrasah bisa tetap menjalankan program kegiatan secara bijak dengan tetap memaksimalkan anggaran Bosda dan Bosnas.

“Jangan sampai ada ‘ketakutan’ dari pihak sekolah mendapatkan sanksi dari instansi terkait jika tidak melaksanakan seluruh program sekolah. Atau berbagai program unggulan sekolah. Sehingga munculah pungutan yang dibebankan oleh orang tua atau wali murid,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....