Radeka FM UIN Surakarta Belajar Penyiaran di RRI Yogyakarta
- 29 Sep 2026 21:47 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Komunitas Radio Dakwah dan Komunikasi atau Radeka FM Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Radio Tour ke Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Yogyakarta, Rabu, 23 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan mahasiswa mengenai pengelolaan radio publik sekaligus memahami perkembangan industri penyiaran di tengah perubahan teknologi digital.
Rombongan mahasiswa dari Surakarta diterima langsung di Ruang Rapat LPP RRI Yogyakarta oleh Kepala LPP RRI Yogyakarta, Taufan Pamungkas, bersama jajaran kepala bidang. Dalam pertemuan tersebut, peserta memperoleh kesempatan berdiskusi mengenai berbagai aspek penyiaran, mulai dari manajemen operasional, produksi program, hingga tantangan yang dihadapi lembaga penyiaran di tengah perubahan pola konsumsi media masyarakat.
Diskusi juga membahas strategi LPP RRI Yogyakarta dalam mempertahankan perannya sebagai media publik yang dipercaya masyarakat. Perkembangan platform digital turut menjadi perhatian karena radio tidak lagi hanya mengandalkan siaran konvensional, tetapi juga dituntut mampu menghadirkan konten melalui berbagai kanal untuk menjangkau audiens yang lebih luas, khususnya generasi muda.
Usai mengikuti sesi diskusi, rombongan Radeka FM diajak berkeliling melihat sejumlah fasilitas operasional LPP RRI Yogyakarta. Para mahasiswa juga mendapatkan penjelasan mengenai sejarah panjang RRI Yogyakarta sebagai salah satu stasiun penyiaran bersejarah yang turut menjadi bagian dari perjalanan perjuangan kemerdekaan serta perkembangan dunia penyiaran di Indonesia.
Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan melihat sejumlah ruang produksi, di antaranya studio penyiaran Pro 1 dan Pro 4. Peserta dapat menyaksikan secara langsung proses siaran dan aktivitas di balik produksi program radio. Rombongan juga mengunjungi ruang gamelan sebagai bagian dari upaya pelestarian seni dan budaya lokal serta ruang podcast yang digunakan untuk mengembangkan konten digital bagi pendengar.
Staf produksi Radeka FM, Mita Yuliana, mengatakan kunjungan tersebut memberikan pengalaman baru bagi para anggota komunitas. Menurutnya, mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana sebuah lembaga penyiaran publik menjalankan proses produksi dan pengelolaan siaran secara profesional. “Kami belajar banyak dari RRI Jogja karena sistem penyiarannya sangat profesional. Ada banyak hal dan ilmu baru yang tidak kami dapatkan di Radeka FM, tetapi bisa kami pelajari langsung di sini,” ujarnya.
Melalui kegiatan Radio Tour, Radeka FM UIN Raden Mas Said Surakarta tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai teknis dan manajemen penyiaran, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai adaptasi radio di era digital. Kunjungan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan kualitas produksi siaran di lingkungan komunitas mereka. “Pengalaman melihat langsung proses penyiaran menjadi bekal penting bagi kami untuk mengembangkan program dan konten Radeka FM ke depan,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....