Polres Kulon Progo Imbau Bahaya Microsleep usai Laka di Temon

  • 22 Sep 2026 15:01 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, KULON PROGO — Kepolisian Resor Kulon Progo mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu menjaga kondisi fisik saat berkendara dan mewaspadai microsleep (tertidur sejenak tanpa disadari). Imbauan ini disampaikan menyusul insiden kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan sebuah minibus di wilayah Kalurahan Sindutan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Senin 21 September 2026 dinihari.

Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, membenarkan terjadinya peristiwa kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil Minibus Toyota Avanza berpelat nomor D 1841 AGN tersebut.

"Benar telah terjadi laka lantas tunggal di jalan umum Sindutan, Temon. Kendaraan melaju dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan sedang. Diduga pengemudi mengalami microsleep sehingga kendaraan oleng ke kiri dan terperosok ke selokan di bahu jalan," ujarnya, Selasa 22 September 2026.

Akibat kejadian tersebut, pengemudi kendaraan berinisial IS (52), warga Bandung, mengalami luka cederai ringan. Sementara itu, tiga penumpang kendaraan turut mengalami luka-luka dan saat ini seluruhnya telah mendapatkan perawatan medis di RSUD Wates, Kulon Progo.

Adapun rincian penumpang yang menjalani perawatan yaitu M (64), asal Bandung, yang mengalami cedera hematom kepala, robek kaki kanan, serta dugaan patah bahu kanan. Penumpang lainnya, T (61), warga Pengasih, Kulon Progo, mengeluhkan nyeri pada bagian kaki kanan dan pinggang, serta S (58), warga Bandung, yang turut mendapat penanganan medis.

Menanggapi insiden tersebut, Iptu Sarjoko menegaskan pentingnya mengutamakan keselamatan dan mengenali tanda-tanda kelelahan saat mengemudikan kendaraan, terutama pada jam-jam rawan mengantuk seperti dini hari hingga pagi hari.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang menempuh perjalanan jauh atau berkendara di jam-jam rawan, agar tidak memaksakan diri apabila merasa lelah atau mengantuk. Microsleep sangat berbahaya karena pengemudi bisa kehilangan kendali penuh atas kendaraannya dalam hitungan detik," ujarnya.

Para pengendara bisa memanfaatkan tempat istirahat (rest area) terdekat untuk beristirahat sejenak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....