Ulama Kondang Gus Muwafiq Sampaikan Pesan untuk Bawaslu

  • 21 Sep 2026 11:16 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sleman melakukan Konsolidasi Demokrasi, untuk memperkuat penyelenggaraan Pemilu di luar tahapan. Kegiatan itu berlangsung di kediaman Gus Muwafiq di Ponpes Minggir.

Diskusi tersebut menjadi ruang refleksi untuk melihat demokrasi dan kepemiluan tidak hanya dari sisi procedural. Namun juga dari aspek sosial, budaya, regulasi, serta kehidupan masyarakat.

Gus Muwafiq menyampaikan, demokrasi Indonesia memiliki karakter yang tidak dapat dilepaskan dari budaya dan beragamnya kehidupan masyarakat. Namun, demokrasi juga membutuhkan aturan yang jelas.

”Agar proses politik dapat berjalan secara tertib dan adil,” katanya, Kamis, 10 September 2026. ”Demokrasi adalah dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat.”

Gus Muwafiq juga menekankan persoalan kepemiluan, yang tidak semata-mata berkaitan dengan pengetahuan teknis. Namun juga menyangkut problem struktural dan kepentingan yang beragam.

Maka, regulasi perlu ditata agar mampu menjadi jembatan bagi berbagai kepentingan tanpa menghilangkan prinsip-prinsip keadilan dan kepastian hukum. ”Kalau berbicara politik uang, pembuktiannya harus jelas,” ucapnya.

Menurut Gus Muwafiq, pengawasan terhadap dugaan pelanggaran pemilu harus tetap berpedoman pada aturan yang berlaku. Dan Bawaslu, memiliki posisi penting sebagai lembaga pengawas yang memastikan proses pemilu berjalan sesuai regulasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....