Stasiun Yogyakarta dan Stasiun Lempuyangan Jadi Stasiun Tersibuk di DIY-Jateng

  • 19 Sep 2026 16:02 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Stasiun Yogyakarta menjadi stasiun paling padat di wilayah daerah operasional (Daop) 6 Yogyakarta sepanjang Agustus 2026. Angka keberangkatan tercatat mencapai 317.201 penumpang. Sedangkan, angka kedatangan mencapai 309.639 penumpang.

Stasiun terpadat kedua di DIY-Jateng adalah Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 146.403 penumpang tercatat berangkat dan 146.002 penumpang tercatat turun di Stasiun Lempuyangan.

Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menjelaskan terjadi pertumbuhan jumla penumpang sebesar 19 persen pada seluruh stasiun di wilayah Daop 6. Meliputi Stasiun Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Solo Balapan, Stasiun Klaten, Stasiun Purwosari, hingga Stasiun Wates.

Sebanyak 1,2 juta penumpang berhasil diangkut selama Agustus 2026, terdiri dari 632.828 penumpang berangkat dan 628.780 penumpang datang. Sedangkan, pada Agustus tahun lalu total penumpang mencapai 1,05 penumpang. Feni mengatakan, tingginya angka mobilitas masyarakat bulan Agustus dipengaruhi oleh keberadaan sejumlah hari libur nasional.

“Periode Agustus bertepatan dengan adanya momen long weekend hari kemerdekaan RI dan Maulid Nabi Muhammad SAW,” kata Feni belum lama ini.

Feni menuturkan Stasiun Yogyakarta dan Stasiun Lempuyangan menjadi stasiun tersibuk di wilayah Daop 6. Hal ini karena perannya sebagai simpul integritas transportasi dan salah satu pusat kesibukan mobilitas penumpang. Baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.

Selain itu, stasiun-stasiun lainnya seperti Solo Balapan, Klaten, Purwosari, dan Wates juga terus menunjukkan kontribusi yang signifikan dalam mendukung distribusi penumpang di wilayah Daop 6.

Feni menambahkan sejumlah upaya peningkatan fasilitas di stasiun dilakukan untuk menjaga kualitas pelayanan. KAI juga memperkuat aspek keselamatan operasional dan mengoptimalkan pelayanan penumpang di setiap titik layanan.

Layanan digital juga terus dikembangkan untuk memudahkan masyarakat dalam merencanakan perjalanan. Mulai dari pemesanan tiket hingga memperoleh informasi perjalanan secara real time.

“KAI akan terus menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, tepat waktu, dan berkelanjutan guna mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan sektor ekonomi dan pariwisata di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah,” ucap Feni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....