Barahmus DIY Dorong RRI Miliki Museum Radio
- 17 Sep 2026 14:59 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Badan Musyawarah Musea (Barahmus) DIY mendorong Radio Republik Indonesia (RRI) memiliki museum radio sebagai upaya melestarikan sejarah dan perjalanan perkembangan radio di Indonesia.
Ketua Barahmus DIY, Ki Hajar Pamadhi, mengatakan RRI memiliki nilai sejarah yang kuat, khususnya di Yogyakarta. Menurutnya, berbagai catatan sejarah perkembangan radio di Indonesia memiliki keterkaitan dengan Yogyakarta.
“Belum ada museum radio di Indonesia. Saya berharap RRI bisa mengangkat menjadi museum radio atau museum RRI di Indonesia. Karena apa-apa semua ada sejarahnya di Jogja,” ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu.
Ia menilai museum RRI nantinya tidak hanya menampilkan koleksi benda-benda bersejarah, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai living museum. Konsep tersebut memungkinkan museum menjadi ruang kegiatan seni dan budaya yang melibatkan masyarakat.
Tantangan
Di sana, RRI dapat menggelar berbagai kegiatan seni budaya hingga kegiatan keagamaan. Dengan demikian, keberadaan museum tidak hanya menjadi tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga ruang interaksi masyarakat.
| Baca juga: Masihkah Buku Menjadi Jendela Dunia ? |
“Sekarang tentang gamelan, orang sudah banyak. Keluarkan gamelan di panggung khusus, nanti mereka pentas dan yang menonton banyak. Sehingga RRI itu tidak mati,” katanya.
Sementara itu, Kepala Stasiun RRI Yogyakarta, Taufan Pamungkas Marhaendrajaya, menyambut baik wacana tersebut. Menurutnya, gagasan Barahmus DIY menjadi tantangan bagi RRI untuk turut mendukung Yogyakarta sebagai Kota Museum.
“Ini juga tantangan buat RRI, seperti apa RRI bisa ikut berjuang bersama-sama dengan Barahmus untuk mewujudkan Jogja sebagai kota museum,” ujar Taufan. Taufan menambahkan, menurut Barahmus DIY, RRI telah memiliki berbagai koleksi dan arsip yang dapat mendukung pendirian museum radio.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....