LPP RRI Yogyakarta Komitmen Beri Ruang Pengembangan Kreativitas bagi Anak
- 14 Sep 2026 09:53 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Yogyakarta menggelar Festival Anak dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-81 RRI di Auditorium RRI Yogyakarta, Senin, 14 September 2026. Gelaran ini turut melibatkan 800 siswa dari 55 taman kanak-kanak di Yogyakarta yang ikut serta dalam tim penyelenggara siaran taman kanak-kanak (TSPTK) RRI Yogyakarta. Festival Anak diawali dengan kegiatan senam massal.
Acara juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan anak. Mulai dari lomba mewarnai, lomba menyanyi bersama, dan lomba menempel bentuk geometri. Ada pula lomba menghias tumpeng yang diikuti oleh guru.
Ketua TPSTK RRI Yogyakarta Tri Hariyatni menyebut berbagai kegiatan lomba ini turut mendapatkan antusias yang positif baik dari siswa maupun orang tua. Dia mengatakan Festival Anak menjadi ajang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mencegah kecanduan gadget pada anak.
“Anak-anak itu agar tumbuh percaya diri, kemandirian. Harapannya pengembangan kreativitas seperti ini bisa dilanjutkan di sekolah,” kata Tri saat ditemui di Auditorium RRI Yogyakarta, Senin, 14 September 2026.
Tri menambahkan selama ini RRI Yogyakarta telah berupaya untuk memberikan ruang ekspresi bagi anak. Utamanya melalui program siaran Indonesia Layak Anak (IDOLA) setiap hari Minggu yang menjadi wadah untuk menampilkan potensi dan bakat anak-anak.
Di samping itu, RRI Yogyakarta juga turut memberikan program pengenalan lingkungan RRI dan sekitarnya. Program ini diinisasi agar siswa mengetahui keberadaan RRI dan tidak hanya mengerti jenis teknologi digital seperti gadget.
Tak berhenti pada gelaran Festival Anak, ke depan pihaknya akan berupaya untuk menyentuh hingga ke lingkungan sekolah untuk memperkenalkan profesi master of ceremony (MC) dan penyiar radio kepada anak.
Senada dengan Tri, Kepala LPP RRI Yogyakarta Taufan Pamungkas Marhaendra Jaya menyebut pihaknya akan menggandeng pihak sekolah untuk memperkenalkan profesi penyiar dan reporter melalui kompetisi penyiar cilik dan reporter cilik di sekolah. Sebagai awalan, RRI Yogyakarta turut menggelar lomba story telling yang melibatkan pelajar. Menurutnya, story telling menjadi keterampilan yang harus dimiliki oleh penyiar ataupun reporter.
“Anak-anak sekarang dekat dengan gadget. Kami berusaha mengenalkan broadcast itu seperti apa,” ujarnya.
Taufan menambahkan, Festival Anak menjadi program strategis dalam memperkenalkan keberadaan RRI kepada anak dan orang tua. Di sisi lain, Taufan turut menyoroti berbagai problem yang marak terjadi pada anak masa kini. Mulai dari kasus perundungan hingga kekerasan.
Untuk itu, pihaknya berkomitmen untuk terus berupaya menyiarkan program yang ramah anak. Berbagai pihak ikut digandeng untuk memberikan edukasi sekaligus membahas isu yang berkaitan dengan problem dan perkembangan anak masa kini.
“Isu anak juga menjadi perhatian. Dengan mereka lebih kenal dengan RRI, otomatis edukasi yang akan kami berikan lebih banyak porsinya untuk anak-anak. Terutama dengan psikologi anak. Kami juga kerja sama dengan beberapa lembaga yang khusus menangani anak,” ucap Taufan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....