Tercatat di Desil 4, Puja Kesuma Lakukan Klarifikasi dan Perubahan Data

  • 11 Sep 2026 19:25 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Anggota DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Muhammad Lisman Puja Kesuma, memberikan klarifikasi terkait namanya yang masuk dalam kategori Desil 4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Desil 4 merupakan data ekonomi masyarakat yang tergolong rentan miskin dan menjadi target atau prioritas utama penerima program perlindungan sosial dari pemerintah, seperti Bantuan Sosial.

Puja menegaskan bahwasanya ia tidak pernah mengajukan diri maupun menerima bantuan sosial (bansos) tersebut. Ia mengaku baru mengetahui hal tersebut setelah menerima laporan dari stafnya.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Puja segera melakukan konfirmasi dan klarifikasi ke pihak BPS serta instansi terkait di tingkat provinsi maupun kabupaten untuk memastikan informasi tersebut. Menurutnya, setelah mendapatkan penjelasan yang cukup Ia melakukan konfirmasi dan memperbarui data kependudukannya.

"Begitu dapat info dari staf, saya langsung konfirmasi ke pihak BPS provinsi dan kabupaten. Saya sampaikan bahwa jika itu bukan hak saya di Desil 4, kita minta konfirmasi untuk perubahan data agar sesuai kondisi," ujarnya saat dikonfirmasi media, Jumat, 11 September 2026.

Puja juga menegaskan, tidak pernah merasa didatangi petugas pendata ataupun menerima dana bantuan fisik. Termasuk tidak penah mengajukan diri untuk menerima bansos.

"Saya tidak pernah didatangi petugas, tidak pernah mendaftar, dan tidak pernah menerima bantuan. Jadi jangan ada yang bilang saya terima bansos," katanya sambil berseloroh.

Puja menduga masuknya nama beliau ke dalam kategori desil rendah kemungkinan disebabkan oleh data lama yang belum terbarui (unupdated). Sebelum menjabat sebagai anggota dewan, ia mengaku pernah bekerja sebagai buruh kasar yang memang masuk dalam kategori masyarakat berpenghasilan rendah.

"Mungkin itu data 3 atau 5 tahun lalu sebelum saya jadi anggota dewan, saat saya masih bekerja sebagai buruh kasar. Kalau dulu mungkin pas, tapi dengan kondisi saya hari ini sebagai anggota dewan, tentu sudah tidak layak lagi," ucapnya.

Puja mengharapkan, dengan adanya kejadian ini menjadi koreksi menyeluruh termasuk ketika pemeringkatan dalam tingkat kesejahteraan yang tidak sesuai dengan kondisi bisa melakukan konfirmasi. Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut aktif membantu pemerintah dalam proses pemutakhiran data kependudukan dan penerima bansos.

Mengingat jumlah penduduk Indonesia yang mencapai ratusan juta jiwa, pemutakhiran data secara tepat memerlukan kerja sama dari semua pihak. Proses pengajuan perubahan data status kesejahteraan Puja kini telah diproses oleh pihak berwenang agar alokasi bantuan dapat dialihkan kepada masyarakat yang lebih berhak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....