STMM Sediakan GSIH Sebagai Wadah Pengembangan Startup Digital
- 09 Sep 2026 16:43 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta menggelar wisuda sarjana dan sarjana terapan periode I, pada Rabu, 9 September 2026. Sebanyak 188 mahasiswa berhasil lulus, terdiri dari 68 mahasiswa berpredikat cumlaude dan 73 mahasiswa berpredikat sangat memuaskan.
Sebagai wadah pengembangan karier bagi para lulusan, Ketua STMM Yogyakarta Agung Harimurti menjelaskan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) turut membangun Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) yang berlokasi di Kampus STMM Yogyakarta.
Agung menyebut GSIH menjadi wadah bagi anak muda untuk mendapatkan pendampingan, talent scouting, talent development, hingga pitching dengan sponsor untuk mendapatkan pendanaan pengembangan startup. GSIH juga turut mendatangkan berbagai mentor profesional di bidangnya baik berkelas nasional maupun internasional.
Agung menambahkan, keberadaan GSIH ini diperuntukkan bagi seluruh mahasiswa maupun lulusan STMM semua jurusan. Mulai dari jurusan penyiaran, animasi dan teknologi permainan, serta jurusan komunikasi informasi publik. Bahkan, GSIH juga dapat diakses oleh mahasiswa PTN dan PTS di DIY.
“Kemarin dari Google sudah ke sini untuk memberikan pelajaran mengenai AI terbaru yang diciptakan dari Google dan diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa dari perguruan tinggi. Harapannya ke depan ketika ada pendampingan-pendampingan adik-adik kelas itu bisa mengikutinya,” kata Agung saat memberikan paparan pada gelaran wisuda di Gedung Auditorium STMM Yogyakarta, Rabu, 9 September 2026.
Di samping itu, STMM juga berupaya untuk mewadahi berbagai karya mahasiswa jurusan animasi dan teknologi permainan dengan mencatatkan rekor muri dengan kategori “Karakter Animasi dan Game Terbanyak Karya Mahasiswa dari Satu Perguruan Tinggi Sejumlah 1541 Karakter”. Buku Desain Karakter Animasi dan Game ini disusun oleh dosen animasi STMM, Atmaja Septa Miyosa.
Penyusunan dilakukan pada Juni- September 2026. Karya dikumpulkan dari 416 orang mahasiswa prodi Animasi dan Teknologi Permainan yang pernah mengikuti mata kuliah Desain Karakter pada tahun 2021 hingga 2026.
“STMM ingin menunjukkan bahwa program studi Animasi dan Teknologi Permainan berhasil merawat karya mahasiswa, menyusun dan menyajikannya dalam publikasi berbentuk buku. Tujuan utamanya adalah untuk memperoleh rekognisi sebagai Kampus 1000 IP (intellectual property),” ucapnya.
Sementara, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komdigi Bonifasius Wahyu Pudjianto menuturkan pihaknya turut menaruh perhatian pada berkembangkan artificial intelegence (AI) atau kecerdasan buatan belakangan ini. Dia menyebut Kementerian Komdigi telah meluncurkan Keputusan Menteri Komdigi Nomor 117 Tahun 2026 tentang pedoman pemanfaatan dan pembelajaran teknologi digital dan kecerdasan artifisial di jalur pendidikan formal, non-formal, dan informal.
Terdapat tujuh kementerian yang juga telah menyepakati pedoman pemanfaatan teknologi digital dan AI dalam pendidikan. “Ini untuk memastikan teknologi memberikan manfaat pembelajaran sekaligus melindungi terutama adik-adik kita yang berisiko terpapar di ruang digital,” ucap Bonifasius.
Bonifasius mendorong lulusan STMM untuk bijak menghadapi pesatnya perkembangan teknologi. Lulusan diharapkan bisa terus berkarya dengan menjunjung tinggi tanggung jawab. Dengan demikian, lulusan STMM diharapkan bukan sekadar menjadi pekerja industri kreatif, tapi juga sekaligus bagian dari pembentuk budaya digital Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....