Bandara di Jakarta Tutup Sementara, KA Tambahan Yogyakarta-Gambir Beroperasi Lagi

  • 07 Sep 2026 12:47 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – PT KAI Daop 6 Yogyakarta kembali menjalankan kereta tambahan pasca ditutupnya sejumlah penerbangan ke wilayah Jakarta. Penambahan perjalanan kereta ini dilakukan guna mendukung mobilisasi masyarakat imbas sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di wilayah Jabodetabek.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menyebut kereta api tambahan Yogyakarta-Gambir akan berangkat pada pukul 18.20 WIB, Senin, 7 September 2026. Kereta api tambahan Yogyakarta-Gambir terdiri dari tujuh kereta eksekutif Stainless Steel. Sebelumnya, Daop 6 juga turut menjalankan kereta api tambahan relasi Yogyakarta-Gambir dan Malang Gambir pada 6 September 2026.

“Penambahan perjalanan ini diharapkan dapat menjadi alternatif transportasi bagi masyarakat yang ingin melanjutkan perjalanan maupun aktivitasnya, khususnya menuju wilayah Jakarta dan sekitarnya ataupun sebaliknya,” ujar Feni melalui keterangan tertulis, Senin, 7 September 2026.

Feni mencatat jumlah penumpang kereta api tambahan pada 6 September 2026 mencapai 455 orang dengan total keseluruhan penumpang mencapai 51.646 orang. Dengan demikian, terjadi kenaikan penumpang sebesar 12,5 persen dibanding penumpan pada pekan sebelumnya yang berjumlah 45.883 orang. Sedangkan, data sementara pada hari ini penumpang kereta api tambahan mencapai 114 orang.

“Kami tidak bisa melihat motif penumpang apakah memilih naik kereta api karna faktor penutupan bandara atau tidak. Jadi sementara kita patokan datanya memakai jumlah penumpang kereta api tambahan itu,” ucap Feni.

Feni menambahkan perjalanan kereta api tambahan ini merupakan bentuk kesiapan KAI dalam memberikan alternatif mobilitas bagi masyarakat di tengah adanya hambatan kondisi alam yang berdampak pada perjalanan udara. Dia mengimbau pelanggan kereta api untuk tetap memperhatikan keselamatan dan kesehatan dengan menggunakan masker, kacamata untuk melindungi mata, mengurangi aktivitas di area terbuka, serta menghindari menyentuh mata.

“Pelanggan juga diimbau untuk mematuhi arahan petugas selama berada di stasiun maupun di atas kereta api. Apabila mengalami keluhan seperti sesak napas atau iritasi, pelanggan diimbau segera menghubungi petugas KAI untuk mendapatkan bantuan,” kata Feni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....