Batal Berangkat dari Adisutjipto, Penumpang Pilih Naik Kereta Menuju Jakarta

  • 07 Sep 2026 12:15 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Sejumlah penumpang terpaksa batal berangkat dari Bandara Adisutjipto menuju Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta lantaran adanya abu vulkanik Gunung Anak Krakatau usai erupsi beberapa waktu lalu. Penumpang lantas mendapatkan pengembalian uang dan memilih untuk mengganti jadwal keberangkatan dengan moda transportasi bus ataupun kereta api.

Salah satu calon penumpang maskapai Fly Jaya, Muhammad Kamal mengaku seharusnya berangkat ke Jakarta pada hari ini pukul 09.50. Bahkan, perjalanannya masih tercatat on-schedule. Untuk itu, Kamal tetap menuju ke Bandara Adisutjipto dengan harapan bisa tetap berangkat menuju Jakarta. Sayangnya, sesampainya di bandara Kamal justru menerima informasi terkait pembatalan keberangkatan. Kamal turut menerima pengembalian uang. Dia juga berencana akan berpindah menggunakan moda transportasi kereta api dan berangkat pada malam hari.

“Dari maskapai memang menyarankan untuk refund karena mereka juga belum tahu kepastiannya akan dibuka sampai kapan. Jadi, mungkin saya akan mencari moda transportasi lain karena memang ada agenda meeting dengan klien di Jakarta. Jadi tetap harus ke sana,” kata warga Klaten ini saat ditemui di Bandara Adisutjipto, Senin, 7 September 2026.

Sementara penumpang lainnya, Okto juga terpaksa gagal berangkat ke Bandara Halim Perdana kusuma serta menerima pengembalian dana. Dia mengaku menyayangkan tidak adanya pemberitahuan dari maskapai sebelumnya. Menurut Okto, dia bisa bersiap dan akan jauh menghemat waktu jika ada pemberitahuan yang disampaikan pada kemarin sore ataupun pagi tadi. Okto menuturkan terpaksa memilih moda transportasi bus ataupun kereta api untuk tetap menuju ke Jakarta pada sore ini atau besok pagi.

“Biasanya kan ada mitigasi, ada di WA, Ini dari maskapai tidak ada konfirmasi sama sekali. Jadi kalau harusnya pemberitahuannya pagi tadi atau sore kan paling enggak bisa persiapan untuk minimal tidak usah ke bandara dulu gitu,” ucap Okto.

Sedangkan, Warga Kalasan yang juga batal berangkat, Mardias Citra mengaku akan menjalani dinas di Jakarta. Dias, sapaannya, seharusnya berangkat dari Bandara Adisutjipto pukul 09.50 WIB dan akan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma. Dia menyebut, sempat menerima notifikasi pembatalan dari maskapai setengah jam sebelum keberangkatan.

“Sejauh ini rencananya kereta. Kami masih cari info juga di sana bagaimana kondisinya. Kalau misalkan memang bahaya kayaknya kami cancel,” ujar Dias.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....