Teknologi Dorong Pengembangan Pangan Lokal dan Ketahanan Pangan Desa
- 27 Agt 2026 05:21 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Universitas Gadjah Mada mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna untuk mengembangkan pangan lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat pedesaan. Langkah tersebut diwujudkan melalui kolaborasi akademisi dengan masyarakat, menerapkan pemberian pakan otomatis berbasis Internet of Things bagi masyarakat.
Teknologi itu dikembangkan dalam pengabdian masyarakat untuk membantu pembudidaya ikan di Jongke Kidul, Sleman, untuk memberikan pakan secara teratur.
Pengaturan otomatis diharapkan meningkatkan efisiensi budidaya, mengurangi risiko ikan kekurangan pakan, serta mendukung peningkatan hasil panen masyarakat setempat.
Dr. Atika Suryani menjelaskan, alat tersebut memungkinkan pemberian pakan dijadwalkan melalui sistem digital sehingga pembudidaya dapat mengatur jaraknya. Teknologi ini juga menggunakan pembangkit listrik tenaga surya agar peralatan dapat beroperasi mandiri tanpa bergantung sepenuhnya pada jaringan listrik.
“Dengan teknologi ini, harapannya panennya juga akan lebih banyak dan tidak banyak hewan yang mati,” ujar Atika Suryani. Menurut Atika, penerapan teknologi menghadapi tantangan berupa keterbatasan koneksi internet serta pemahaman masyarakat terhadap teknologi baru di pedesaan.
Tim pengembang kemudian menyederhanakan tampilan sistem agar mudah dipahami, sekaligus memberikan pendampingan kepada masyarakat selama penerapan teknologi secara berkala. Penggunaan energi surya dipilih karena sejumlah kolam masyarakat berada jauh dari akses listrik, sehingga membutuhkan sumber energi mandiri.
Dr. Artina Prastiwi menilai pemberian pakan sesuai takaran dan waktu membantu menjaga ikan serta mengurangi risiko kualitas air. Menurutnya, pemberian pakan teratur membuat pertumbuhan ikan akan seragam, sehingga hasil panen mudah dipasarkan dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Pengembangan selanjutnya diarahkan pada pencatatan usaha, pengolahan hasil ikan, branding, dan kolaborasi lintas bidang untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Tim UGM menekankan edukasi berkala agar masyarakat memahami teknologi, mampu merawat peralatan, serta mengembangkan potensi pangan lokal berkelanjutan. (Gilang Kinantyo Rahmat)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....