Sri Sultan Dorong Pramuka Wujudkan Kemandirian Pangan

  • 26 Agt 2026 16:40 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Gubernur DIY Sri Sultan HB X mendorong gerakan pramuka, untuk ikut memperkuat gerakan kemandirian pangan. Baik dengan cara menanam tanaman pangan, hingga mengelola pekarangan rumah.

Gubernur DIY selaku Ketua Majelis Pembimbing Kwarda Gerakan Pramuka DIY, menyampaikan hal itu, saat menjadi Pembina Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Tingkat Daerah DIY di Alun-alun Wonosari, Gunungkidul, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Dalam konteks pangan, Sri Sultan mengajak Pramuka menerapkan falsafah Hamemayu Hayuning Bawana. Yaitu menjaga keselamatan dan keselarasan kehidupan, yang dapat diwujudkan dengan menjaga tanah, menghemat air, memulihkan kesuburan lahan, dan menghormati peran petani.

”Produksi boleh ditingkatkan, tetapi kesuburan tanah harus dipulihkan,” katanya. ”Teknologi boleh diterapkan, tetapi manusia dan alam tetap dimuliakan.”

Selain itu, Sri Sultan juga mendorong Pramuka mengambil bagian dalam penguatan Lumbung Mataraman, dengan mengoptimalkan fungsi lahan pekarangan. Tujuannya untuk menghidupkan kembali budaya agraris Yogyakarta.

”Lahan pekarangan dapat menjadi ruang produksi, keluarga menjadi simpul ketahanan pangan,” ucapnya. ”Dan kalurahan menjadi basis kemandirian.”

Semangat tersebut tercermin dalam laku, mangan apa sing ditandur, nandur apa sing dipangan, yang berarti makan apa yang ditanam dan menanam apa yang dimakan. “Ketika Pramuka menanam cabai di halaman sekolah, mendampingi warga menata pekarangan, mereka sedang menjaga masa depan bangsa.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....