Gamelan Populer di AS, Anak Muda Indonesia Diingatkan
- 24 Agt 2026 11:17 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Gamelan sebagai alat musik tradisional, saat ini menjadi warisan budaya Indonesia yang mendunia. Namun, di balik populernya gamelan di mancanegara, belum muncul komitmen dari generasi muda untuk melestarikan warisan asli Nusantara itu.
Penghageng Kawedanan Budaya dan Pariwisata Kadipaten Pakualaman, Gusti Pangeran Haryo (GPH) Indrokusumo, khawatir melihat hal ini. Sebab di Amerika Serikat, komitmen masyarakatnya begitu tinggi untuk merawat sekaligus belajar menabuh gamelan.
”Di Amerika itu dengan 52 negara bagian, ada 700 set gamelan. Siapa tahu dia mempelajari,” ucapnya, Senin, 24 Agustus 2026. ”Terus kalau mereka memproduksi kan kita kecolongan, nah ini yang perlu disampaikan kepada generasi muda saat ini.”
Selain itu, GPH Indrokusumo juga menyoroti pergeseran kualitas produk gamelan di Indonesia. Penyebabnya, cara pembuatan yang terkesan sembrono dan asal-asalan, tidak memperhatikan standar produksi yang harus di penuhi.
”Sekarang ini di tempat kita bikin gamelan itu sudah bukan lagi dengan materi yang sama, perunggu, terus ditambah apa,” katanya. ”Ada toh gamelan kalau gong-nya dipukul gitu, apa bunyinya? Drem... drem... gitu, bekas drem dibuat gong.”
Jika dibandingkan perangkat gamelan buatan jaman dahulu, secara kualitas jelas kalah jauh. Hal ini membuktikan, bahwa teknologi metalurgi nenek moyang Bangsa Indonesia, sudah lebih maju dan dibuktikan lewat produk yang dihasilkan.
Penghageng Kawedanan Budaya dan Pariwisata Kadipaten Pakualaman, Gusti Pangeran Haryo (GPH) Indrokusumo menegaskan, memelihara keaslian standar musik gamelan menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....