Siswa SMP di Sleman Merasakan Manfaat MBG

  • 23 Agt 2026 15:12 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat sorotan publik, setelah program tersebut memicu keracunan masal. Seperti yang belum lama ini terjadi di Medan Sumatra Utara, dan di Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta.

Namun, salah satu pelajar Kabupaten Sleman, Emelia Fiska Dela Verita merasakan manfaat MBG yang dibagikan di sekolahnya. Yaitu di SMP Negeri 1 Seyegan, Sleman, setiap Senin hingga Jumat.

”Kalau misal uang jajannya cuma sedikit, itu bisa makan MBG, bisa kenyang, terus gizinya kita juga tercukupi,” katanya, Jumat, 21 Agustus 2026. ”Ada juga yang dibawa pulang, jadi bawa kotak makan sendiri dari rumah, MBG-nya dipindah di kotak makan.”

Di SMP Negeri 1 Seyegan, Sleman, menu MBG dipasok dari SPPG Margomulyo. Joni Prasetyo sebagai kepala SPBG tersebut berkomitmen selalu menjaga kualitas bahan pangan agar program MBG bermanfaat untuk para penerima.

Ia juga memastikan pasokan bahan berasal dari potensi lokal, karena SPPG yang ia pimpin milik Badan Usaha Milik Kalurahan Bersama (BUMKalma). Yaitu gabungan dari lima kalurahan yang ada di Kapanewon Seyegan.

”Masing-masing kalurahan di Kapanewon Seyegan itu kan punya potensinya,” ucapnya. ”Di Kalurahan Margomulyo ada peternakan telur, kami ambil telur di situ tanpa broker.”

Di samping itu, suplai bahan pangan dari wilayah setempat membuat rantai pasok menjadi lebih efisien. Sekaligus bisa bermanfaat secara ekonomi bagi masyarakat setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....