Terdampak Gempa Sesar Opak, Tembok Rumah Warga Umbulharjo Retak Sepanjang 5 Meter
- 20 Agt 2026 20:51 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Gempa bumi dangkal yang terjadi akibat aktivitas sesar Opak berkekuatan M 3,5 pada hari Kamis, 20 Agustus 2026, sekitar pukul 17.20 WIB dirasakan sebagian masyarakat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta mencatatkan ada dua unit rumah warga di Kemantren Umbulharjo mengalami kerusakan ringan berupa tembok retak.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta, Nur Hidayat mengatakan, dampak gempa bumi dangkal yang dirasakan di Kota Yogyakarta, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Yogyakarta telah diterjunkan di lapangan dan dilakukan assessment. Tercatat dua tembok rumah mengalami retak terjadi di Nitikan Baru, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo.
"Hasil laporan TRC, dua rumah mengalami tembok retak dampak gempa pada bagian ruang tamu," katanya.
Nur Hidayat memperinci, kerusakan terjadi pada rumah milik Ibu Manda dengan retakan dinding sepanjang kurang lebih 5 meter, serta rumah milik Ibu Nanik dengan panjang retakan sekitar 3,5 meter. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini status bangunan masih dalam tahap assessment dan koordinasi lanjutan untuk tindakan perbaikan. Warga bersama personel TRC BPBD sudah berada di lokasi untuk penanganan awal," ucapnya.
Berdasarkan data BMKG, gempa berkedalaman 21 km ini berpusat di darat, 11 km arah Timur Laut Bantul, dan dipicu oleh aktivitas Sesar Opak. Guncangan dirasakan hingga skala III MMI di Kota Yogyakarta dan Bantul, serta II MMI di area Kulon Progo, Sleman, Klaten, Solo, hingga Magelang.
Nur Hidayat mengimbau masyarakat Kota Yogyakarta agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"BMKG mencatat belum ada aktivitas gempa susulan. Namun, kami imbau masyarakat untuk tetap waspada, memastikan kondisi bangunan rumah aman sebelum beraktivitas kembali di dalam ruangan," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....