Mengoptimalkan Potensi Belajar Siswa Melalui Sinergi Mindset dan Akademik
- 20 Agt 2026 23:52 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Tantangan siswa dalam dunia pendidikan semakin kompleks sehingga mengalami burnout berakibat kuragnya kemampuan siswa pada suatu mata pelajaran. Peserta didik seringkali sudah ‘menyerah’ dan merasa tidak mampu pada pelajaran tertentu.
G-Mind Mastery berkolaborasi dengan Genza Education menjawab tantangan ini. Dalam program talkshow NGOBRAS (Obrolan Komunitas) RRI Pro 1 Yogyakarta 91.1 FM yang menghadirkan bahasan bertajuk Sinergitas G-Mind Mastery dan Keunggulan Akademik Genza Education terhadap Optimalisasi Belajar Siswa mengupas bagaimana penggabungan antara pendekatan psikologi belajar modern melalui konsep G-Mind Mastery dan keunggulan kurikulum akademik Genza Education mampu membuka potensi terbaik dalam diri setiap siswa.
Dalam era pendidikan modern, keberhasilan akademis tidak hanya ditentukan oleh seberapa keras seorang anak menghafal materi pelajaran. Kesiapan mental serta pengelolaan mindset yang tepat memegang peranan kunci agar proses belajar terasa lebih efektif dan menyenangkan.
“Perlu sinergi antara pengembangan karakter emosional dan metode belajar yang terstruktur menjadi sangat krusial bagi tumbuh kembang anak. Dewasa ini pendekatan guru yang lebih humanis sangat dibutuhkan siswa,” ungkap M. Syamsul Maarif selaku Direktur Utama Genza Education dalam perbincangan beberapa waktu lalu.
Sementara itu, Ratih Puspasari, S.Pd., CTHt., CT selaku Conceptor G-Mind Mastery sekaligus Branch Manager Genza Sleman-Godean memaparkan konsep penerapan teknik mind mastery pada siswa. “Pembentukan pola pikir positif serta penguatan konsentrasi agar siswa mampu mengatasi hambatan psikologis dalam belajar. Ketika dipadukan dengan materi akademik yang unggul, siswa diproyeksikan dapat mencapai hasil belajar yang jauh lebih optimal,” ungkap Ratih.
G-Mind Mastery merupakan terobosan metode yang berfokus pada optimasi pola pikir, pengelolaan emosi, serta pembentukan kebiasaan belajar yang positif. Ketika metode mental ini dipadukan secara sinergis dengan sistem keunggulan akademik, siswa tidak hanya dibekali kemampuan teknis untuk menjawab soal ujian, tetapi juga ketahanan mental (mental toughness) dan motivasi internal yang berkelanjutan.
Dua narasumber yang hadir ini membahas dari sudut pandang manajemen maupun teknis edukasi. Melalui sinergi edukasi ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk mengoptimalkan potensi belajarnya secara holistik.
Tidak ada salahnya mencoba metode belajar holistic untuk mencapai prestasi siswa. Orang tua bisa mencoba menerapkan pada putra putrinya,” tutup Ratih.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....