DIY Salurkan Bantuan Korban Gempa, Mahasiswa NTT Terdampak Turut Dibantu
- 20 Agt 2026 17:18 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menyerahkan bantuan tanggap darurat sebesar RP.1 miliar bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur. Selain bantuan untuk penanganan di wilayah terdampak, DIY juga menyalurkan dukungan bagi mahasiswa NTT yang berada di Yogyakarta.
Selain bantuan keuangan, Pemda DIY juga menyalurkan obat-obatan dan perbekalan kesehatan senilai Rp38 juta untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak. Sementara bagi mahasiswa asal NTT yang berada di Yogyakarta, bantuan turut diberikan dalam bentuk pangan serta dukungan biaya hidup.
Bagi mahasiswa NTT yang berada di DIY, dukungan diberikan melalui bantuan pangan berupa beras sebanyak 450 kilogram per bulan, telur, serta kebutuhan pendamping lainnya. Selain itu, bantuan biaya hidup senilai Rp90 juta juga disalurkan kepada mahasiswa terdampak.

Kepala Badan Penghubung Provinsi NTT di Jakarta, Florida Tati Satyawati, mengatakan perhatian Pemda DIY terhadap mahasiswa NTT terdampak menjadi salah satu bentuk dukungan yang diterima. “Dan sepengetahuan kami, Provinsi DIY adalah provinsi pertama yang memang memberikan bantuan khusus untuk mahasiswa, untuk cost of living-nya,” ujarnya, Rabu 19 Agustus 2026.
Salah seorang mahasiswa NTT di Yogyakarta, Cornelisiano Ligi Longa, turut merasakan dampak gempa yang melanda kampung halamannya di Kabupaten Ende. Meski seluruh keluarganya dalam kondisi selamat, rumah mereka mengalami kerusakan dan komunikasi sempat terkendala akibat gangguan jaringan dan listrik.
“Kalau Mama, karena di Ende itu sering gempa-gempa susulan. Jadi kalau siang kembali ke rumah, kalau malam beristirahatnya di tempat pengungsian, beramai-ramai,” ujar Cornelisiano.
Cornelisiano berharap, bantuan bagi korban gempa dapat menjangkau wilayah-wilayah terpencil yang hingga kini masih sulit mendapatkan akses bantuan. Ia menyebut sejumlah daerah yang terdampak cukup parah, seperti Nagekeo, Manggarai, Maumere, dan Pulau Palue, masih membutuhkan perhatian dalam penyaluran bantuan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....