Sri Sultan Dorong YPMJ Perluas Kepedulian bagi Masyarakat

  • 29 Sep 2026 13:11 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Yayasan Persaudaraan Masyarakat Jogja (YPMJ) diharapkan terus menjaga tradisi kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Selama 22 tahun, yayasan yang beranggotakan puluhan pengusaha tersebut telah berkontribusi membantu masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa dari daerah terdampak bencana.

Harapan itu disampaikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam Pelantikan Pengurus YPMJ Masa Bakti 2026-2030 di Hotel Royal Ambarrukmo, Senin, 28 September 2026.

Sri Sultan mengatakan, YPMJ perlu terus menjalankan laku hidup yang oleh leluhur disebut migunani tumrap liyan, atau berguna bagi orang lain. Menurutnya, keberadaan seseorang tidak semata-mata diukur dari apa yang dikumpulkan untuk diri sendiri, tetapi juga dari manfaat yang diberikan kepada sesama.

“Ada satu ajaran hidup yang senantiasa saya pegang. Bahwa, hakikat keberadaan seseorang di dunia ini, diukur bukan dari seberapa besar yang ia kumpulkan bagi dirinya, melainkan seberapa banyak yang ia berikan bagi sesamanya. Prinsip itulah yang saya saksikan hidup dalam perjalanan YPMJ,” ucap Sri Sultan.

Ia menilai, perjalanan YPMJ menjadi bukti bahwa kepedulian yang dirawat secara konsisten dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Karena itu, YPMJ diminta mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai dasar yang menjadi pijakan organisasi.

“Yayasan ini ada bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk menjadi jembatan antara mereka yang berkecukupan dan mereka yang membutuhkan uluran tangan. Kepada para pengurus terdahulu yang telah mengabdikan waktu, pikiran, dan hatinya, saya sampaikan penghormatan yang setulus-tulusnya. Dan kepada para pengurus yang menerima estafet, regenerasi bukanlah pemutusan dari akar, melainkan pertumbuhan cabang baru dari pohon yang sama,” ujarnya.

Sri Sultan berharap kepengurusan YPMJ periode 2026-2030 dapat memperluas jangkauan pengabdian dan semakin responsif terhadap berbagai tantangan. Namun, semangat tersebut tetap harus berlandaskan kepedulian dan keikhlasan.

“Semoga Tuhan Yang Kuasa senantiasa membimbing langkah dan melapangkan jalan pengabdian ini,” kata Sri Sultan.

Sementara itu, Ketua Umum YPMJ Masa Bakti 2026-2030 Antonius Simon mengatakan, YPMJ terbentuk setelah bencana tsunami Aceh pada 2004. Yayasan tersebut kini beranggotakan 68 orang yang memiliki kepedulian untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Atas masukan Sri Sultan, YPMJ kemudian memfokuskan salah satu programnya untuk membantu mahasiswa dari daerah terdampak bencana yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta.

“Saat itu, kami berhasil menghimpun bantuan untuk diberikan pada mahasiswa Aceh yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta. Banyak dari mereka harus kehilangan orang tua akibat bencana, lalu kami memberikan bantuan biaya hidup selama lima tahun waktu itu,” ucapnya.

Kepedulian YPMJ kemudian berlanjut dalam penanganan berbagai bencana lainnya. Hal tersebut termasuk gempa bumi Yogyakarta pada 2006 dan erupsi Gunung Merapi pada 2010.

Antonius berharap YPMJ dapat terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia juga berharap dukungan dan bimbingan Sri Sultan dapat terus mengiringi keberlangsungan yayasan tersebut.

“Kami berharap bisa dapat terus berbagi dengan yang membutuhkan, dan Sri Sultan bersedia terus membimbing kami demi keberlangsungan yayasan ini,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....