Kecelakaan Beruntun di Piyungan, Pengemudi Pikap Bermuatan Lele Meregang Nyawa

  • 19 Agt 2026 18:50 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul - Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Yogya-Wonosari tepatnya Padukuhan Payak, Srimulyo, Piyungan, Bantul. Akibatnya, satu orang dinyatakan tewas usai mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto mengungkapkan, insiden maut itu terjadi pada Selasa, 18 Agustus 2026. Bermula saat mobil pikap dengan nomor polisi AB 8209 AA, melaju dari arah barat ke timur sekitar pukul 13.30 WIB.

"Pikap dengan muatan ikan lele itu dikemudikan WIW (47). Sesampainya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan melaju truk Hino B 9138 WPA, yang dikemudikan ARP (28)," ucapnya, Rabu, 19 Agustus 2026.

Truk tersebut diduga melaju terlalu ke kanan hingga melewati marka jalan. Karena jarak sudah terlalu dekat, pengemudi pikap tak menghindar.

"Pikap dan truk pun akhirnya bertabrakan. Usai benturan itu, truk melaju tak terkendali hingga akhirnya berhenti setelah menabrak pagar rumah warga," ujarnya.

Sementara di belakang pikap, melaju motor Honda Scoopy yang dikendarai IM (16) dengan membonceng JPP (16). Karena tak sempat menghindar, motor akhirnya menabrak bagian belakang pikap.

"Selain itu, muatan pikap berupa ikan lele terlempar ke sisi kiri jalan dan mengenai mobil Grand Max AB 1291 IR, yang dikemudikan RGW (32). Saat itu mobil sedang berhenti di sisi utara jalan dan hendak menyeberang ke arah barat," katanya.

Akibat kecelakaan beruntun itu, pengemudi pikap yakni WIW, mengalami luka parah. Korban selanjutnya dilarikan ke rumah sakit akan tetapi nyawanya tidak tertolong.

"Pengemudi pikap mengalami cedera kepala berat dan pendarahan pada telinga. Setelah dibawa ke RSUD Wirosaban Kota Yogyakarta, korban dinyatakan meninggal dunia," ucapnya menambahkan.

Sementara itu, penumpang pikap FN (42), hanya mengalami luka lecet dan tidak perlu menjalani rawat inap. Adapun pengemudi truk Hino, ARP (28) menderita patah kaki dan tangan kanan, sedangkan penumpangnya, YP (33), mengalami luka lecet pada tangan dan kaki.

"Pengemudi dan penumpang truk kemudian mendapat perawatan di RSPAU Hardjolukito," kata Rita.

Di sisi lain, pengendara Honda Scoopy yaitu IM (16), mengalami memar pada dada, lebam pada mata kanan, serta luka lecet pada kaki. Korban menjalani perawatan di RSI PDHI Kalasan. "Sementara pembonceng motor, JPP (16), hanya mengalami luka lecet pada kaki kanan. Adapun pengemudi Grand Max, RGW (32), tidak mengalami luka sama sekali," ujarnya.

Mendapat laporan terkait kecelakaan tersebut, polisi segera mendatangi lokasi kejadian. Saat ini, kasus tersebut masih ditangani oleh Polsek Piyungan dan Satlantas Polres Bantul.

"Petugas sudah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat. Selanjutnya, kasus ini masih dalam proses penanganan untuk mengetahui secara lengkap penyebab dan kronologi kecelakaan," ujar Rita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....