Orangtua yang Durhaka Kepada Anaknya
- 14 Agt 2026 20:11 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Kisah atau cerita yang sering didengar orang adalah anak yang durhaka kepada orangtuanya. “Tetapi ada juga yang namanya orangtua yang durhaka kepada anaknya,” ucap Ustad Niko Agung Kuncoro, S.E selaku Mubaligh asal Kampung Moyudan Sleman dalam Mutiara Pagi Kamis, 13 Agustus 2026.
Ada tiga kriteria orangtua yang durhaka kepada anaknya. Pertama, orangtua yang tidak memberi nama yang baik kepada anak.
Sedangkan sebuah nama memiliki dua fungsi. Pertama adalah harapan orang tua kepada anak tersebut. Kedua, arti sebuah nama adalah doa.
Nama yang baik tidak harus selalu menggunakan bahasa Arab. Bisa menggunakan bahasa Indonesia, bahasa Sansekerta, bahasa Jawa, dan lain sebagainya asalkan memiliki arti yang baik.
Kedua, kriteria orangtua yang durhaka kepada anaknya adalah tidak memberikan pendidikan agama kepada anaknya. Orangtua yang tidak pernah mengajarkan tauhid, salat, mengaji, dan pendidikan agama lainnya.
“Banyak orangtua yang membiarkan anaknya tidak menutup aurat padahal sudah baligh, nah ini juga salah satu bentuk orangtua yang durhaka kepada anaknya,” lanjut Ustad Niko dalam tausiyahnya.
Kriteria ketiga adalah orangtua yang tidak menafkahi anaknya. Anak adalah titipan Allah, sudah sepantasnya sebagai orangtua wajib memenuhi kebutuhan hidup anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....