Nglarisi UMKM Jogja Wadah Pengembang Inovasi Usaha Lokal

  • 13 Agt 2026 12:20 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Nglarisi UMKM Jogja hadir sebagai wadah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk mengembangkan inovasi serta memperluas usahanya. Saat ini terdapat 68 anggota aktif yang terdaftar dalam komunitas tersebut.

Founder Nglarisi UMKM Jogja Diah atau yang akrab disapa Miss Dhey menjelaskan bahwa keanggotaan dalam komunitas ini tidak dipungut biaya. Namun, para anggota dituntut memiliki tekad yang kuat dalam menjalankan usahanya.

"Jika ingin bergabung di sini gratis tanpa biaya, tetapi harus punya komitmen kuat, karena beberapa UMKM kebanyakan komitmennya kurang," katanya dalam Dialog Jogja Sore Ini di Pro 1 RRI Yogyakarta.

Salah satu anggota yang merasakan manfaat bergabung adalah pemilik Ragasukma Batik Sri Widayat Madusari atau Wiwit. Berawal dari hobi membatik, Wiwit mendirikan usaha batik ciprat yang memiliki motif khas hasil cipratan tangan pada kain maupun busana.

Wiwit mengaku sangat terbantu sejak bergabung dengan Nglarisi UMKM Jogja. Melalui wadah ini, produknya makin dikenal luas oleh masyarakat.

"Senang bisa bertemu Miss Dhey dan bergabung di sini karena bisa ikut pameran ke mana-mana, sehingga batik saya lebih dikenal masyarakat," ucapnya.

Untuk meningkatkan omzet para anggota binaan, Nglarisi UMKM Jogja aktif berkolaborasi dengan media dan instansi nonpemerintah. Sementara untuk akses pendanaan, pihak komunitas bekerja sama dengan lembaga perbankan.

Miss Dhey mengungkapkan keunggulan memasarkan produk melalui Nglarisi UMKM Jogja dibanding lokapasar (marketplace) adalah harga produk yang lebih kompetitif. Hal tersebut dapat terjadi karena konsumen dihubungkan langsung dengan produsen.

Inovasi juga terus didorong agar para pelaku usaha dapat bersaing. Ragasukma Batik misalnya, yang awalnya hanya menyediakan kain, blus, luaran (outer), dan gantungan kunci, kini juga memproduksi surjan batik ciprat atas saran komunitas. Inovasi busana tradisional tersebut terbukti diminati pasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....