Belasan Ribu Ternak di Gunungkidul Telah Divaksin PMK
- 12 Agt 2026 09:19 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Gunungkidul— Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus memperkuat upaya pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak melalui program Gerakan Melindungi Ternak dari PMK dan Penyakit Hewan Menular (GEMPUR). Vaksinasi dilakukan secara masif dengan menyasar ternak sehat di berbagai wilayah.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Retno Widyastuti, mengatakan pelaksanaan vaksinasi PMK tahun ini mendapat alokasi sebanyak 30.400 dosis. Vaksinasi tersebut dipusatkan dalam Bulan Vaksinasi PMK yang berlangsung selama Agustus 2026.
“Vaksinasi ini diberikan kepada ternak yang sehat sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kekebalan dan mencegah penyebaran PMK,” kata Retno, Selasa 11 Agustus 2026.
Menurutnya, kegiatan vaksinasi tidak hanya dilakukan pada satu lokasi, melainkan digerakkan secara rutin oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang tersebar di sejumlah wilayah Gunungkidul.
Petugas Puskeswan diterjunkan ke lapangan setiap hari untuk mempercepat capaian vaksinasi. Program tersebut juga akan dilanjutkan secara berkala, dengan vaksinasi terhadap ternak berisiko dilakukan setiap enam bulan.
Retno menjelaskan, langkah pencegahan penyakit hewan menjadi penting mengingat Gunungkidul merupakan salah satu daerah penyangga ternak di Daerah Istimewa Yogyakarta. Mobilitas ternak dari Gunungkidul ke berbagai daerah juga cukup tinggi sehingga kesehatan dan kekebalan ternak perlu terus dijaga.
“Gunungkidul merupakan daerah lumbung ternak di DIY. Banyak ternak dari Gunungkidul yang dikirim ke luar daerah, sehingga pencegahan penyakit menjadi hal yang sangat penting,” ucapnya.
Selain PMK, sejumlah penyakit hewan menular juga menjadi perhatian pemerintah, di antaranya lumpy skin disease (LSD) dan antraks. Karena itu, vaksinasi menjadi bagian dari strategi pengendalian penyakit sekaligus menjaga keberlangsungan usaha peternakan masyarakat.
Hingga Senin 10 Agustus 2026, sebanyak 14.425 dosis vaksin PMK telah diberikan kepada ternak di Gunungkidul. Jumlah tersebut mendekati separuh dari total alokasi vaksin yang diterima tahun ini.
Retno mengimbau para peternak untuk aktif memanfaatkan program vaksinasi yang disediakan pemerintah. Peternak juga diminta memperhatikan kondisi kesehatan ternaknya serta segera melaporkan apabila menemukan gejala penyakit yang mengarah pada penyakit hewan menular.
Dengan pelaksanaan vaksinasi secara berkelanjutan, pemerintah berharap tingkat kekebalan ternak di Gunungkidul semakin meningkat. Upaya tersebut sekaligus diharapkan dapat menekan risiko penyebaran penyakit, menjaga produktivitas peternakan, dan melindungi perekonomian peternak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....