KKN UMBY Edukasi Petani Olah Urin Kambing Jadi Pupuk Organik Cair

  • 13 Agt 2026 15:46 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menggelar pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC). Pelatihan memanfaatkan urin kambing sebagai bahan dasar untuk mengolah limbah peternakan menjadi produk bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja KKN UMBY 2026 yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Sasaran kegiatan mencakup petani dan peternak untuk meningkatkan kemandirian serta efisiensi biaya produksi pertanian.

Program dilatarbelakangi meningkatnya ketergantungan petani terhadap pupuk kimia. Kondisi tersebut semakin menjadi tantangan karena ketersediaan pupuk subsidi semakin terbatas dan penggunaan pupuk kimia berdampak terhadap kualitas tanah dalam jangka panjang.

Penanggung jawab kegiatan KKN UMBY, Nur Hidayat, mengatakan urin kambing berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pupuk organik cair. Limbah tersebut memiliki kandungan unsur hara seperti nitrogen, fosfor, dan kalium yang dibutuhkan tanaman.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan solusi praktis kepada masyarakat agar limbah yang sebelumnya terbuang dapat diolah menjadi pupuk organik cair yang bermanfaat dan memiliki nilai jual,” ujarnya.

Dalam pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai POC, kandungan nutrisi, serta praktik langsung proses pembuatannya. POC berbahan urin kambing dibuat melalui fermentasi anaerob selama 14 hingga 21 hari dengan penambahan EM4 dan molase.

Peserta juga mendapatkan edukasi mengenai cara penggunaan POC yang tepat sebelum diaplikasikan pada tanaman. Penggunaan dapat dilakukan dengan pengenceran, penyiraman ke tanah, maupun penyemprotan pada daun.

Ketua Kelompok Tani, Suroso, mengaku mendapatkan wawasan baru melalui kegiatan tersebut. Sebelumnya, urin kambing yang dihasilkan warga hanya dibuang dan belum dimanfaatkan secara optimal.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena kami jadi tahu cara mengolah limbah menjadi sesuatu yang bernilai,” kata Suroso.

Nur Hidayat (kiri) Ketua Kelompok KKN 106 UMBY berdiskusi bersama Suroso (kanan) Ketua Kelompok Tani Dusun Kadilobo terkait program pemberdayaan dan pembangunan desa. (Foto: Dok. Instagram/@grantmatt.oa)

Kegiatan berlangsung interaktif melalui perpaduan penyampaian materi dan praktik langsung. Peserta diharapkan dapat memahami tahapan pembuatan POC dan menerapkannya secara mandiri setelah pelatihan.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN UMBY berharap masyarakat semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pupuk. Pemanfaatan limbah peternakan juga diharapkan mendukung pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan dan hemat biaya.

Program ini menjadi bagian dari rangkaian pengabdian masyarakat KKN UMBY dalam meningkatkan kapasitas masyarakat. Sebelumnya, mahasiswa juga melaksanakan program pemberdayaan berbasis teknologi dan ekonomi kreatif.

Pemanfaatan urin kambing sebagai POC diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengurangi potensi pencemaran lingkungan. Langkah tersebut juga membuka peluang pengolahan limbah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....