Gelombang Tinggi 5 Meter Hantam Pantai Gunungkidul, 1 Warung Rusak
- 11 Agt 2026 10:36 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Gunungkidul – Gelombang tinggi melanda kawasan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul sejak Senin, 10 Agustus 2026 malam. Ketinggian gelombang dilaporkan mencapai 4 hingga 5 meter pada puncaknya yang terjadi pada Selasa, 11 Agustus 2026 sekitar pukul 06.00 WIB.
Koordinator Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Rescue Istimewa Wilayah I Sunu Handoko Bayu Sagara mengatakan bahwa kondisi gelombang tinggi tersebut telah dipantau sejak Senin malam.
"Untuk periode hari ini, puncak gelombang sudah terjadi pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB dengan ketinggian mencapai 4–5 meter," kata Sunu, Selasa, 11 Agustus 2026.
Sunu menjelaskan, ketinggian gelombang diperkirakan berangsur menurun mulai siang hingga sore hari dan kondisi tersebut diprediksi berlanjut hingga Rabu, 12 Agustus 2026. Namun, masyarakat dan wisatawan diminta tetap waspada karena gelombang tinggi diperkirakan kembali terjadi pada Kamis, 13 Agustus 2026 malam hingga Jumat, 14 Agustus 2026 siang.
Hantaman gelombang tinggi tersebut sempat menyebabkan satu warung di kawasan Pantai Jungwok mengalami kerusakan. Kendati begitu, dampak kerugian materiil relatif minim lantaran petugas telah menginstruksikan para pedagang dan nelayan untuk melakukan evakuasi mandiri lebih awal.
"Kami sebelumnya sudah mengimbau para pedagang untuk mengevakuasi barang dagangan mereka. Selain itu, para nelayan juga kami minta untuk berhenti total melaut," ujarnya.
Sunu menambahkan, imbauan antisipasi tersebut diindahkan dengan baik oleh warga pesisir. Perahu nelayan serta lapak pedagang telah digeser ke lokasi yang aman dari jangkauan ombak.
"Untuk perahu maupun barang dagangan sudah dievakuasi sehingga kerusakan yang terjadi relatif minim," katanya.
Satlinmas Rescue Istimewa mengimbau seluruh lapisan masyarakat, khususnya wisatawan, pedagang, dan nelayan, agar senantiasa memantau perkembangan cuaca laut serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....