Kunci Keharmonisan dan Kematangan Emosional dalam Pernikahan

  • 10 Agt 2026 11:39 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Setiap insan yang hidup di atas bumi ini mendambakan kebahagiaan. Meski terkadang untuk mencapai bahagia perlu direncanakan, agar bisa mendapatkan kebahagiaan yang sebenarnya, terutama saat memasuki kehidupan pernikahan.

Pada hakikatnya, pernikahan membawa perubahan pada setiap individu untuk menemukan kebahagiaan dan kemapanan. Selain kebahagiaan individu, ada pula kebahagiaan bersama yang ditawarkan dalam kehidupan berumah tangga.

Pernikahan yang indah dapat diwujudkan sebelum memasukinya dengan mempersiapkan kematangan mental, kemapanan finansial, serta membangun komunikasi yang sehat dengan pasangan.

Dalam mengarungi kehidupan berumah tangga, banyak fase yang harus dilalui, mulai dari perbedaan pendapat hingga menyatukan tujuan bersama. Hal tersebut disampaikan Dosen Psikologi yang juga Kepala Pusat Studi Keluarga Sakinah UAD Dessy Pranungsari saat menjadi narasumber di RRI Yogyakarta.

“Pernikahan itu sebenarnya bagian dari tahapan proses hidup. Di mana mungkin banyak kehidupan yang mengejutkan karena sangat berbeda dengan kehidupan sebelumnya, termasuk cara berpikir,” katanya.

Tanda utama seseorang sudah matang secara emosional dan siap berkomitmen memasuki jenjang pernikahan dapat dilihat dari kematangannya yang sesuai dengan tahapan usia.

“Menjadi pribadi yang lebih baik setelah menikah memang diperlukan, meski dalam menjalaninya akan banyak dijumpai polemik. Mengelola keharmonisan dan membangun komunikasi yang terbuka dengan pasangan itu penting,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dessy menjelaskan setelah masuk fase pernikahan, langkah berikutnya adalah mempersiapkan diri menjadi orang tua dalam menyambut kehadiran buah hati. Hal tersebut meliputi persiapan kematangan emosional, kematangan berpikir, hingga kemapanan finansial.

Ia berpesan agar masyarakat tidak menghindari pernikahan. Melalui pernikahan, seseorang diajak untuk menjadi pribadi yang lebih baik sekaligus meningkatkan nilai ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....