Pemkab Barito Utara Kaji Tiru ke Kulon Progo
- 07 Agt 2026 16:21 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, KulonProgo — Pemerintah Kabupaten Barito Utara melakukan kaji tiru ke Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, di Ruang Rapat Menoreh, Kompleks Pemkab Kulon Progo, pada Jumat 7 Agustus 2026.
Kunjungan ini guna menyelaraskan dan mengoptimalkan program pembangunan daerah.
Rombongan Pemkab Barito Utara dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Yosia Tingan, dan diterima secara resmi oleh Wakil Bupati Kulon Progo, H. Ambar Purwoko, beserta jajaran.
Fokus utama kunjungan tersebut adalah menyelaraskan arah pembangunan Barito Utara yang saat ini berada di bawah kepemimpinan baru berusia sepuluh bulan. Pemkab Barito Utara ingin mengadopsi serta memodifikasi berbagai inovasi daerah dari Kulon Progo.
Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Yosia Tingan, mengatakan, pengalaman dan praktik baik dari Kulon Progo akan menjadi rujukan dalam penyusunan agenda pembangunan Barito Utara.
"Banyak hal yang ingin kami pelajari dari Kulon Progo, mulai dari penguatan koperasi, ketahanan pangan, hingga pengelolaan pemerintahan. Pengalaman baik dari Kulon Progo akan menjadi bekal penting dalam menyusun program tahun 2027," ujarnya.
Ia menambahkan, meski Barito Utara memiliki karakteristik wilayah berbasis pertambangan, perkebunan, kehutanan, dan gas, adaptasi kebijakan tetap diperlukan agar pembangunan berjalan efisien dan tepat sasaran.
Sementara, Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antardaerah untuk memastikan program pembangunan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
"Ukuran keberhasilan bukan sekadar program, tetapi sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya," ucapnya.
Adapun pertemuan kedua wilayah tersebut mencakup diskusi teknis pada sejumlah sektor prioritas, seperti
Pembahasan mengenai pengembangan Program Lumbung Mataraman, swakelola pertanian, dan pengolahan hasil tani.
Strategi pengendalian inflasi daerah serta pembinaan koperasi dan UMKM.
Kesehatan Masyarakat. Peningkatan tata kelola pelayanan kesehatan, termasuk penanganan ODGJ berat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....