Botol Bekas Menghiasi Kampung, Ini Kreativitas Warga Ledoksari Sambut HUT RI

  • 05 Agt 2026 21:21 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID - Yogyakarta - Tumpukan ornamen warna merah putih, aneka hiasan bunga dan hiasan lain seperti lampion menarik perhatian mata yang memandang untuk melihat detail bahan. Ornamen tersebut menghiasai gerbang masuk gang Ledoksari, tepatnya di gang sebelah Masij Al-Ikhlas Jl. Kaliurang Km 4,5 Karangbendo CT III, Caturtunggal, Depok, Sleman DIY.

Tak disangka, dekorasi tersebut berasal dari limbah barang bekas seperti galon plastik dan botol plastik lainnya yang dimanfaatkan warga untuk menyambut HUT RI ke-81. Tema dekorasi tahun ini, warga memilih memanfaatkan limbah plastik sebagai bahan utama yang kemudian dijadikan hiasan karya seni, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Ide ini muncul dari musyawarah para warga untuk menyemarakan peringatan hari kemerdekaan.

Jenis hasil hiasan karya olahan limbah plastik pun beragam, mulai dari lampu lampion yang dibentuk seperti sarang lebah, hiasan bunga seperti anggrek, dan bentuk hewan yang dimanfaatkan untuk wadah pot. Karya dekorasi tersebut dipasang sepanjang area gang dengan tema yang berbeda di setiap gang nya.

Dekorasi Lampu Lampion dari Galon Plastik Bekas yang Dibentuk Menyerupai Sarang Lebah di gang Ledoksari.(Foto:RRI/Naila Siti Aisyatarridho)

Menurut Maul (56), warga desa. Proses pengerjaan dekorasi itu pun dilakukan secara bersama-sama dan sesuai kemampuan para warga. “Semua itu terlibat, mulai dari Bapak-bapak, Ibu-ibu, dewasa, dan anak-anak yang mau bantu juga boleh. Jadi semuanya itu rata, kita capek bareng-bareng,” ucap Maul, Rabu 5 Agustus 2026.

Lebih lanjut, warga melakukan proses pengerjaan dekorasi di malam hari mulai dari sehabis isya hingga lembur sampai dini hari. Waktu tersebut dipilih karena banyak dari mereka bekerja di siang hari.

Di balik dekorasi yang menghiasi gang kampung, selama pembuatan dekorasi dilakukan di bangsal kampung dan rumah beberapa warga yang dijadikan tempat berkumpul. Seluruh proses pengerjaan dilakukan secara swadaya oleh warga. sekitar 25 kepala keluarga ikut berpartisipasi melalui iuran dan berbagai bentuk kontribusi, seperti pengumpulan bahan perlengkapan hingga konsumsi selama kegiatan pengerjaan berlangsung.

Purnomo (52), selaku RT 02 Rw 01 menyatakan, konsep ide dekorasi muncul dari warga sendiri untuk menyemarakan peringatan hari kemerdekaan. Sebagai pengurus, Purnomo mengaku mendukung dan mengapresiasi warga yang rela meluangkan waktu di sela kerjaan dan tanggung jawab rumah untuk kegiatan kampung.

“Jadi kami cuma bisa mendukung apa yang dikehendaki warga. Tetap mendukung inspirasi dari warga dengan kreativitasnya, dan saling bersinergi mengisi kemerdekaan,” katanya.

Tidak hanya memperindah tampilan kampung saat Agustusan, warga berharap kreativitas dalam mengolah limbah plastik menjadi karya seni dapat terus berkembang. Lebih lanjut, karya tersebut diharapkan dapat memiliki nilai ekonomi yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....