Jasa Raharja Serahkan Santunan Cacat Tetap Dik Ida di Gunungkidul
- 05 Agt 2026 15:11 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Gunungkidul - Penantian panjang Adek Annida atau Dik Ida, korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami cacat tetap, akhirnya berbuah hasil. Setelah lebih dari tiga setengah tahun sejak peristiwa kecelakaan, santunan cacat tetap dari Jasa Raharja resmi diserahkan kepada keluarga pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Penyerahan santunan dilakukan dalam kunjungan ke kediaman Anida yang dihadiri Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, perwakilan Jasa Raharja, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kapanewon (Forkopimkap). Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap korban sekaligus dukungan bagi keluarga yang terus berjuang mendampingi pemulihan.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan pencairan santunan tersebut merupakan hasil koordinasi intensif antarpihak. Pemerintah kalurahan, kapanewon, rumah sakit, kepolisian, hingga pemerintah daerah bekerja sama melengkapi persyaratan sehingga hak korban terpenuhi.
Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya bentuk tanggung jawab negara, melainkan juga diharapkan membantu keluarga memenuhi kebutuhan perawatan Anida yang masih menjalani pengobatan berkala.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan menjadi penyemangat bagi Anida untuk terus berjuang. Kita semua berharap Allah SWT memberikan kesembuhan dan keajaiban sehingga kondisinya terus membaik,” ujarnya.
Selain santunan cacat tetap, keluarga menerima bantuan untuk mendukung biaya perawatan lanjutan.
Ayah Anida Aris Utami mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah dan Jasa Raharja. Ia menjelaskan putrinya masih rutin menjalani pemeriksaan kesehatan setiap bulan di Rumah Sakit Panti Rapih dan menunjukkan perkembangan baik.
“Kondisi Anida perlahan mengalami perubahan positif, baik dari sisi kesehatan maupun semangatnya. Bantuan yang diterima pun akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk menunjang proses pengobatan dan kebutuhan perawatan,” katanya.
Di sela penyerahan santunan, pemerintah mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas. Berdasarkan data Jasa Raharja, Daerah Istimewa Yogyakarta masih menjadi salah satu wilayah dengan angka kecelakaan lalu lintas yang tinggi di tingkat nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....