Kebakaran Hanguskan Kantor Layanan Haji dan Umrah, Dokumen Calon Jemaah Terbakar
- 05 Agt 2026 06:34 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Gunungkidul— Sebuah kantor layanan haji At Tun Nabila yang berada di Padukuhan Ngerboh II, Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, terbakar pada Selasa 4 Agustus 2026 sekitar pukul 08.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari colokan yang digunakan untuk mengisi daya telepon genggam dan komputer.
Kasubag Tata Usaha UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gunungkidul, Ngadiyono mengatakan, peristiwa pertama kali diketahui oleh warga sekitar saat kondisi kantor dalam keadaan kosong. Saat itu, saksi melihat api telah membakar bagian depan bangunan.
“Warga kemudian berupaya meminta pertolongan dan segera memutus aliran listrik untuk mencegah api semakin membesar. Berdasarkan hasil asesmen awal, sumber api diduga berasal dari colokan listrik yang digunakan untuk mencharger telepon genggam dan komputer,” kata Ngadiyono.
Kantor tersebut diketahui merupakan milik Suratno (48), seorang aparatur sipil negara (ASN). Akibat kebakaran, sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan, di antaranya tiga panel kaca dinding berukuran sekitar 1,5 x 3 meter serta satu meja kantor.
Selain kerusakan bangunan, api juga menghanguskan berbagai dokumen penting, termasuk berkas administrasi, telepon genggam, serta paspor dan tiket keberangkatan milik 55 calon jemaah haji. Peristiwa tersebut mengakibatkan proses pemberangkatan puluhan calon jemaah haji untuk sementara waktu mengalami hambatan.
“Nilai kerugiannya diperkirakan mencapai sekitar Rp900 juta,” ujarnya.
Usai menerima laporan, tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD Gunungkidul, Damkarmat, TNI, Polri, serta pemerintah kalurahan setempat langsung melakukan asesmen di lokasi kejadian. Tahap selanjutnya akan difokuskan pada perbaikan kantor dan penanganan dampak kebakaran, termasuk pemulihan layanan administrasi yang terdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....