Antisipasi Temperan, Masyarakat Yogyakarta Dilarang Beraktivitas di Jalur KA

  • 03 Agt 2026 17:10 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – PT KAI Daop 6 Yogyakarta menegaskan masyarakat dilarang untuk beraktivitas di sekitar jalur kereta api untuk mencegah terjadinya temperan. Terbaru, sebuah peristiwa temperan terjadi di Km 162+0 petak jalan Lempuyangan-Maguwo yang melibatkan KA 282 Bengawan relasi Pasarsenen – Purwosari, Minggu, 2 Agustus 2026. Usai kejadian ini, seluruh awak dan penumpang KA Bengawan dalam kondisi selamat dan aman. Kereta lalu melanjutkan perjalanan pada pukul 17.30 WIB.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menyayangkan peristiwa temperan terhadap KA. Ia mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi rambu lalu lintas serta berhenti sejenak untuk memastikan keamanan jalur. Masyarakat juga diminta untuk menggunakan perlintasan sebidang resmi yang sudah dilengkapi rambu-rambu keselamatan.

“Menggunakan perlintasan liar atau beraktivitas di sekitar jalur KA dapat membahayakan keselamatan, baik keselamatan perjalanan KA maupun masyarakat,” kata Feni, Senin, 3 Agustus 2026.

Sebelumnya, sebanyak delapan perlintasan liar di wilayah Daop 6 Yogyakarta berhasil ditutup dalam periode Januari-Juni 2026. Sedangkan pada 2024-2025 Daop 6 berhasil menutup sebanyak 28 perlintasan dan pada 2023 sebanyak 6 perlintasan liar juga berhasil ditutup. Dengan demikian, KAI Daop 6 Yogyakarta telah berhasil menutup 42 titik perlintasan liar.

Sementara itu, Feni menuturkan saat ini di wilayah Daop 6 Yogyakarta terdapat total 292 perlintasan sebidang. Terdiri dari 97 perlintasan dijaga KAI, 32 perlintasan dijaga Pemda, 23 perlintasan dijaga pihak eksternal, 126 perlintasan tidak dijaga, dan 14 perlintasan liar.

“Ke depannya, penanganan perlintasan akan dilakukan secara komprehensif, mulai dari penutupan perlintasan yang berisiko, peningkatan penjagaan dan pengawasan, hingga pemanfaatan teknologi,” ucap Feni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....