Setelah Menunggu Bertahun-tahun, Pembangunan Kampus II Sunan Kalijaga Dimulai
- 29 Jul 2026 18:43 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul - Upaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam memperluas akses pendidikan tinggi dan memperkuat integrasi ilmu keislaman dengan ilmu pengetahuan memasuki babak baru. Setelah dipersiapkan selama lebih dari satu dekade, pembangunan Kampus II di Pajangan, Kabupaten Bantul, resmi dimulai dengan pekerjaan pengerasan tanah sebagai tahap awal.
Dimulainya pembangunan ditandai melalui kegiatan Sosialisasi dan Doa Bersama Pekerjaan Pengerasan Tanah Kampus II UIN Sunan Kalijaga Tahun Anggaran 2026 di Joglo Pembangunan Kampus II, Pajangan, Bantul, Kamis, 23 Juli 2026 lalu. Acara tersebut dihadiri Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Noorhaidi Hasan, jajaran pimpinan universitas, Panewu Pajangan Anjar Arintaka, Lurah Guwosari Masduki Rahmad, serta tokoh masyarakat.
Pembangunan Kampus II merupakan hasil proses panjang yang melibatkan kolaborasi antara universitas, pemerintah, dan masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pembebasan lahan. Kawasan Pajangan dipilih sebagai lokasi pengembangan sejak sekitar 2012–2013 atas dukungan Sri Sultan Hamengku Buwono X yang menilai wilayah selatan DIY memiliki prospek pertumbuhan di masa depan.
| Baca juga: Alarm Darurat Pelecehan Seksual di Kampus |
Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, mengatakan pekerjaan pengerasan tanah menjadi penanda dimulainya realisasi kampus terpadu yang telah lama direncanakan. Seluruh proses pengadaan lahan telah rampung pada 2021, sementara tahap awal pembangunan difokuskan pada penyediaan infrastruktur dasar berupa jalan akses sepanjang 475 meter dengan lebar 14 meter yang membentang dari barat ke timur kawasan kampus.
“Pengembangan infrastruktur dasar tersebut menjadi fondasi bagi pengembangan kawasan pendidikan yang dirancang mampu mengakomodasi kebutuhan UIN Sunan Kalijaga dalam jangka panjang, baik untuk penyelenggaraan pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujar Rektor.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar tersebut menjadi fondasi bagi pengembangan kawasan pendidikan yang akan mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dalam jangka panjang. Pada tahap awal, UIN Sunan Kalijaga juga akan membangun Gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas akademik lainnya.
Prof. Noorhaidi menambahkan, Kampus II dirancang mengusung konsep forest campus yang memadukan pengembangan infrastruktur dengan pelestarian lingkungan. Dalam sepuluh tahun mendatang, kawasan ini diharapkan menjadi lingkungan akademik yang modern, hijau, dan berkelanjutan tanpa menghilangkan karakter alam yang telah ada.
“Dalam sepuluh tahun ke depan, insyaallah kawasan ini akan menjadi kawasan yang sangat indah. Konsepnya adalah forest campus, dengan tetap menjaga dan tidak mengubah kehijauan lingkungan yang sudah ada,” ucapnya.
Sementara itu, Lurah Guwosari, Masduki Rahmad, menyambut positif dimulainya pembangunan Kampus II. Ia berharap kehadiran kampus tersebut tidak hanya memperkuat peran UIN Sunan Kalijaga sebagai institusi pendidikan, tetapi juga membuka peluang kemajuan dan kolaborasi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.
“Kami bersyukur karena pengembangan Kampus II kini memasuki tahap implementasi,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....