Damkarmat Gunungkidul Catat 18 Kebakaran Hutan Lahan hingga Juli 2026
- 29 Jul 2026 12:45 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Gunungkidul - UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Gunungkidul mencatat peningkatan signifikan kasus kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau tahun 2026. Hingga Rabu, 29 Juli 2026, tercatat sebanyak 18 kejadian kebakaran, jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Kasubag Tata Usaha UPT Damkarmat Gunungkidul Ngadiyono mengatakan pada musim kemarau basah tahun sebelumnya jumlah kejadian kebakaran hanya berkisar empat hingga lima kasus. Sementara pada musim kemarau tahun ini, angka kejadian terus meningkat hingga mencapai 18 kasus sampai akhir Juli.
“Kalau dibandingkan data tahun lalu saat kemarau basah hanya ada sekitar empat sampai lima kejadian. Tahun ini hingga 29 Juli sudah tercatat 18 kali kejadian kebakaran. Artinya, sampai akhir Juli ini memang terjadi peningkatan,” ujarnya.
Menyikapi kondisi tersebut, Damkarmat terus mengintensifkan upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat. Sosialisasi dilakukan baik secara langsung di tengah masyarakat maupun melalui berbagai konten edukatif di media sosial.
Ngadiyono menjelaskan materi sosialisasi lebih difokuskan pada langkah-langkah pencegahan kebakaran. Terutama menghindari praktik membuka lahan dengan cara dibakar yang masih kerap ditemukan di sejumlah wilayah.
“Kami terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Selain itu, kami juga menyampaikan berbagai upaya pencegahan agar tidak terjadi kebakaran, baik kebakaran lahan maupun kebakaran hutan,” katanya.
Menurutnya, terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab utama kebakaran hutan dan lahan di Gunungkidul. Selain aktivitas pembukaan lahan secara sengaja menggunakan api, kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan juga menjadi pemicu munculnya titik api.
Kondisi musim kemarau yang menyebabkan vegetasi dan daun-daun di kawasan hutan mengering membuat api lebih mudah menyebar dan sulit dikendalikan. Karena itu, Damkarmat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....