Lumbung Mataraman Giripeni Sukses Panen Kembang Kol Sakata
- 28 Jul 2026 18:20 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Kulon Progo - Kawasan Agrowisata Lumbung Mataraman Giripeni yang terletak di Kalurahan Giripeni, Wates, Kulon Progo, kembali memanen hasil hortikultura yang melimpah. Kali ini pengelola sukses membudidayakan kembang kol unggulan varietas Sakata.
Ditanam sejak 12 Juni 2026, tanaman kembang kol ini mulai dipetik pertama kali pada 23 Juli 2026 tepat pada usia 42 Hari Setelah Tanam (HST). Usia panen yang relatif singkat ini menghasilkan kembang kol yang sangat segar dan berkualitas tinggi.
Hingga saat ini pengelola Lumbung Mataraman Giripeni tercatat telah menggelar kegiatan panen sebanyak empat kali. Setiap kali proses pemetikan dilakukan, lahan produktif ini konsisten menghasilkan sekitar 50 hingga 60 kilogram kembang kol.
"Ini sudah panen keempat, rata-rata panen dua hari sekali itu bisa lebih dari 50 kilo. Jadi kami sudah panen 200 kilo lebih kembang kol," ujar Untung, ketua Lumbung Mataraman Giripeni.
Seluruh hasil panen segar tersebut langsung dibeli dan diserap oleh para pedagang dari berbagai pasar tradisional. Distribusi komoditas ini mencakup Pasar Wates, Pasar Temon, Pasar Milir, hingga Pasar Mudal Nanggulan.
Selain menjualnya ke pedagang pasar, pengelola juga memberikan kesempatan bagi warga masyarakat untuk datang memetik kembang kol sendiri. Konsep wisata petik langsung di kebun ini sangat diminati oleh warga.
Kegiatan wisata petik ini diproyeksikan sebagai sarana edukasi yang sangat efektif bagi anak-anak usia dini. Melalui pengalaman memetik sayur secara langsung, anak-anak diharapkan menjadi lebih senang dan gemar mengonsumsi sayuran.
"Kami berikan kesempatan untuk warga yang ingin memetik sendiri sayurnya. Bisa juga jadi sarana edukasi untuk anak-anak agar suka sayur," ujar Iswanto Adi Saputro, Lurah Giripeni.
Pengembangan kawasan Lumbung Mataraman Giripeni diharapkan terus berlanjut secara konsisten dan berkesinambungan. Keberhasilan panen berkala ini menjadi bukti nyata penguatan ketahanan pangan sekaligus daya tarik wisata lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....