Agar Sosialisasi P4GN Jangkau Jutaan Masyarakat, Ini yang Dilakukan BNNK Sleman

  • 24 Jul 2026 21:25 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman terus menggencarkan upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Seperti diungkapkan Kepala BNNK Sleman Kombes Polisi Teguh Tri Prasetya yang menyatakan hingga Juni 2026, penyebarluasan informasi mengenai bahaya narkoba melalui berbagai media telah menjangkau lebih dari 3 juta pemirsa.

Menurutnya, ini merupakan bukti dari tingginya akses masyarakat terhadap layanan informasi yang disediakan BNNK Sleman. Sementara itu, dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), pihaknya turut menggelar berbagai kegiatan.

Di antaranya adalah deklarasi anti narkoba, bakti sosial, workshop penggiat P4GN, olahraga bersama, hingga edukasi di 108 sekolah yang melibatkan 17.435 siswa selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Selain itu, ada pula inovasi unggulan yang dikembangkan BNNK Sleman adalah Gerakan ANANDA BERSINAR. Inovasi ini diwujudkan melalui Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) dengan SDN Godean 1 sebagai sekolah percontohan.

“Program tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun ketahanan generasi muda sejak usia dini. BNNK Sleman juga berhasil membentuk SAKA Anti Narkoba sebagai wadah pembinaan generasi muda agar menjadi pelopor hidup sehat dan bebas narkoba,” kata Teguh, Kamis, 23 Juli 2026.

Teguh Tri Prasetya mengungkapkan, dalam upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, BNNK Sleman menghadirkan inovasi Melayani Masyarakat Setempat (MERAPAT). Hal ini diimplementasikan dalam gelaran kegiatan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta layanan edukasi P4GN secara langsung.

Pengembangan IBM

Sedangkan, pada bidang rehabilitasi BNNK Sleman terus memperluas akses layanan melalui pengembangan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) dengan pendampingan di sejumlah kalurahan. Pendekatan tersebut mengedepankan peran keluarga dan masyarakat dalam mempercepat proses pemulihan penyalahguna narkoba.

"Ke depan, BNNK Sleman akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui inovasi yang berkelanjutan, transformasi digital, serta penguatan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Dengan semangat pelayanan prima, kami optimistis dapat mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan tangguh menghadapi ancaman penyalahgunaan narkotika, sekaligus mendukung terwujudnya Sleman BERSINAR dan Indonesia Emas 2045," ucapnya.

Bupati Sleman Harda Kiswaya mengaku mengapresiasi capaian dan kolaborasi yang telah dibangun BNNK Sleman dalam pelaksanaan program P4GN dan berbagai inovasi lainnya. Menurutnya, peringatan HANI tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan momentum memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan Sleman yang bersih dari narkoba.

"Komitmen bersama ini penting untuk membangun generasi muda yang unggul, berkarakter, sehat secara fisik dan mental, serta memiliki ketahanan terhadap berbagai pengaruh negatif, khususnya bahaya penyalahgunaan narkoba," ucap Harda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....