Membangun Masyarakat Digital yang Berakhlak Mulia

  • 24 Jul 2026 20:23 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Saat ini manusia hidup di dua dunia, bukan hanya di dunia nyata tetapi juga di dunia maya. Manusia bisa dengan mudah mengakses gadget untuk berbagai kebutuhan.

“Dunia maya tidak hanya menghadirkan ruang untuk hal positif dan bermanfaat. Tapi juga memberikan satu tantangan yang luar biasa,” ucap Dr. Choirul Fajri, M.A selaku Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ahmad Dahlan dalam Mutiara Pagi Jum’at, 24 Juli 2026.

Fenomena media digital telah merubah proses komunikasi manusia. Dari berinteraksi secara langsung (face to face) hingga kemudahan teknologi melalui ruang maya kapan saja. Tetapi ada fenomena baru yang ditimbulkan dengan adanya perkembangan teknologi.

Manusia tidak bisa melepaskan diri dengan adanya ujaran kebencian (hate speech), bullying, atau berita yang tidak benar (hoaks). Agar memberikan kebermanfaatan bagi orang lain, penting untuk mewujudkan masyarakat digital yang berakhlak mulia.

Dr. Fajri juga menambahkan jika segala sesuatunya berasal dari niat. Apakah manusia menggunakan gadget untuk meningkatkan iman dan takwa, dan juga meningkatkan silaturahmi dengan masyarakat. Atau justru dengan keberadaan gadget menjadikan mendapatkan ancaman baru dalam kehidupan.

Manfaatkan kecanggihan teknologi untuk mengisi hidup dengan sebaik-baiknya. Gunakan sebagai ladang dakwah dan ladang amal. Membuat manusia semakin cerdas dan semakin bisa memberikan satu nilai dalam kehidupan ini.

“Ada tiga strategi yang bisa diterapkan dalam bijak bermedia,” ucap Dr. Fajri dalam tausiyahnya. Yang pertama, apakah konten yang kita berikan itu sudah benar? Kedua adalah apakah yang akan kita bagikan itu memberikan manfaat bagi orang lain? Terakhir apakah konten atau postingan yang kita berikan sudah mendapatkan rida dan barokah dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....