Libur Sekolah Usai, Simpang Tiga Piyungan Kembali Terapkan Sistem Buka Tutup

  • 22 Jul 2026 22:38 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul - Pengguna jalan yang melintas di jalur utama Yogyakarta-Gunungkidul diharapkan untuk berhati-hati. Sebab, mulai Senin, 20 Juli 2026 rekayasa lalu lintas berupa sistem buka tutup dan contraflow kembali diberlakukan di Simpang Tiga Piyungan.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menyatakan, pengaturan lalu lintas itu diterapkan menyusul dilanjutkannya kembali proyek pemasangan rigid beton. Rekayasa sempat dihentikan sementara pada musim libur sekolah kemarin.

"Sebelumnya jalur ini dibuka normal secara temporer sejak 30 Juni lalu untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan yang menuju kawasan wisata di Gunungkidul," ucapnya, Selasa, 21 Juli 2026.

Seiring berakhirnya masa libur sekolah, pekerjaan konstruksi kembali dilanjutkan dengan fokus utama pemasangan rigid beton di sisi utara jalan. Untuk itu, rekayasa arus akan diberlakukan hingga akhir bulan ini.

"Rekayasa lalin mulai diterapkan pada Senin kemarin sekitar pukul 13.15 WIB dan akan berlangsung selama dua pekan hingga akhir Juli 2026," ujarnya.

Rita menyebut, langkah ini dilakukan untuk menjaga keselamatan para pekerja. Sehingga, proses pengerjaan bisa selesai sesuai waktu yang ditargetkan.

"Kami memohon kesabaran dan pengertian seluruh pengguna jalan. Pengerjaan ini bertujuan agar nantinya kualitas jalan menjadi lebih kokoh, awet, dan aman dilalui kendaraan berat maupun ringan," katanya.

Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, Polres Bantul juga telah menerjunkan petugas untuk berjaga di lokasi. Rita mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar memperhitungkan waktu perjalanan.

"Bagi masyarakat yang berencana melintas jalur Yogyakarta-Wonosari maupun sebaliknya, disarankan untuk berangkat lebih awal guna mengantisipasi waktu tempuh yang lebih lama akibat adanya antrean kendaraan," ucapnya, menambahkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....