Hadirnya Becak Listrik, Pengemudi Becak Malioboro Masih Tunggu Realisasi Bantuan
- 19 Jul 2026 10:58 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Program konversi becak motor menjadi becak listrik mulai berjalan di Yogyakarta. Namun pengemudi becak di kawasan Malioboro masih menanti realisasi bantuan becak kayuh listrik wisata (bekalista) yang dijanjikan.
Munir (57), pengemudi becak asal Notoyudan, Kota Yogyakarta, mengatakan becaknya sudah diberi tanda sebagai calon penerima becak listrik. Ia menyebut para pengemudi yang biasa mangkal di kawasan Malioboro telah mengikuti proses pendataan dan kini tinggal menunggu jadwal penukaran.
"Kalau diganti boleh, yang penting kalau ini dihancurkan harus ada gantinya. Soalnya kerja kami cuma mbecak," kata Munir saat ditemui di kawasan Malioboro, Jumat, 17 Juli 2026.
Munir menyambut baik rencana peralihan ke becak listrik karena dinilai menekan biaya operasional dan lebih praktis dibanding becak motor berbahan bakar minyak. Meski sekitar 1.500 becak di kawasan Malioboro direncanakan beralih menjadi becak listrik, ia mengaku hingga kini belum menerima kepastian jadwal penukaran.
Ia menambahkan, sejumlah tukang becak di luar kawasan Malioboro justru telah lebih dulu menerima becak listrik, sementara mereka yang mangkal di Malioboro sendiri masih harus bersabar menunggu giliran.
Harapan serupa disampaikan Hariyanto (62), pengemudi becak asal Sewon, Bantul. Becaknya juga telah didata dan ditandai sebagai calon penerima program becak listrik. Ia berharap kendaraan pengganti yang diberikan memiliki kualitas lebih baik sehingga dapat menunjang aktivitas pengemudi sehari-hari.
"Kalau saya dikasih yang lebih baik kan saya senang. Jangan sampai malah menyusahkan pihak yang diganti," ujar Hariyanto.
Pengemudi becak yang telah menggeluti profesi ini sejak 1986 itu berharap program konversi segera direalisasikan agar proses transisi menuju becak listrik dapat berjalan lancar tanpa mengganggu mata pencaharian para pengemudi. (Fatimah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....