Gali Fondasi Toilet Wisata Karstubing Sedayu, Dua Pekerja Temukan Granat Nanas

  • 08 Jul 2026 14:04 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul - Dua orang pekerja bangunan menemukan sebuah granat tangan saat menggali tanah di area wisata Karstubing, Sedayu, Bantul. Granat berjenis nanas tersebut telah diledakkan oleh Tim Gegana Polda DIY.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto mengatakan, penemuan granat itu terjadi pada Senin, 6 Juli 2026. Berawal saat dua orang pekerja sedang menggali tanah untuk membuat fondasi kamar mandi.

“Kejadiannya sekitar pukul 08.00 WIB. Saat tengah menggali tanah, kedua pekerja menemukan granat dan tidak berani memindahkannya,” ucapnya, Selasa, 7 Juli 2026.

Kedua pekerja itu pun langsung menghentikan aktivitas penggalian. Pengelola objek wisata lalu melaporkannya ke Polsek Sedayu.

“Akhirnya Tim Gegana Polda DIY mendatangi TKP dan melakukan identifikasi. Hasilnya, granat yang ditemukan merupakan granat jenis nanas dan masih aktif sehingga harus segera dilakukan disposal,” ujarnya.

Selain itu, granat tersebut diduga merupakan peninggalan zaman perang. Saat ditemukan, granat itu dalam posisi terkubur di dalam tanah sedalam 10 sentimeter.

“Granat ditemukan dalam kondisi tertanam di dalam tanah dengan kedalaman kurang lebih 10 sentimeter. Berdasarkan keterangan warga sekitar, granat itu diduga merupakan peninggalan zaman perang yang selama ini tertimbun di lokasi tersebut,” katanya.

Tim Gegana bersama Polsek Sedayu lalu melakukan sterilisasi kawasan sebelum proses disposal dilaksanakan. Selanjutnya, lokasi khusus disiapkan untuk melakukan peledakan.

“Pada peledakan pertama yakni sekitar pukul 12.50 WIB, yang hancur baru bagian cangkangnya saja. Tim Gegana lalu memutuskan melakukan disposal ulang agar seluruh bagian granat benar-benar dinyatakan aman,” ucap Rita.

Peledakan kedua kemudian dilakukan sekitar pukul 13.05 WIB. Kali ini granat berhasil dimusnahkan sepenuhnya oleh Tim Gegana Polda DIY.

“Setelah dilakukan peledakan kedua, granat berhasil dihancurkan dan dinyatakan sudah tidak membahayakan lagi. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan situasi di lokasi tetap kondusif,” ucapnya menambahkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....