Ikhtiar Orang Tua dalam Membentuk Pribadi Anak yang Membanggakan

  • 09 Jul 2026 06:48 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Memiliki anak yang tumbuh menjadi pribadi berbudi pekerti baik merupakan impian setiap orang tua. Pendidikan merupakan fondasi yang sangat penting bagi setiap individu karena dengan pendidikan, seseorang dapat menjelajahi dunia. Keberhasilan anak menjadi kebanggaan tidak terlepas dari usaha atau ikhtiar orang tua dalam mengarahkan serta memberikan ilmu agama dan pendidikan yang berkualitas.

Menurut Muhammad Mahlani, S.Ag., M.Pd., anggota Ikatan Penyuluh Agama Islam Republik Indonesia (IPARI) DIY, saat menjadi narasumber program Mutiara Pagi di Pro1 RRI Yogyakarta, orang tua wajib berikhtiar dan memberikan pendidikan terbaik untuk anak-anak mereka.

Manusia tidak bisa memaksakan kehendak karena anak merupakan anugerah dari Allah SWT. Manusia hanya bisa berikhtiar dan berproses, mulai dari saat bayi berada di dalam kandungan ibu selama kurang lebih 9 bulan 10 hari hingga lahir ke dunia.

“Setelah anak lahir, berikanlah nama yang baik karena nama adalah bagian dari doa. Berikan nama yang paling baik agar anak bisa menyandangnya sesuai dengan kebaikan arti nama tersebut,” ucap Mahlani.

Setiap orang tua memiliki cara sendiri dalam mengusahakan pendidikan berkualitas untuk anak-anak mereka dengan sebaik mungkin. Hal yang paling utama adalah pendidikan di rumah, seperti mengajarkan adab, sopan santun, dan budi pekerti. Ketika anak sudah memasuki usia sekolah, orang tua wajib memfasilitasi pendidikan mereka, mulai dari taman kanak-kanak (TK) hingga perguruan tinggi.

Lebih lanjut, Mahlani menyebutkan bahwa anak dapat disekolahkan di sekolah umum maupun sekolah berbasis agama Islam. Selain itu, penting juga mengajarkan anak untuk menumbuhkan rasa peka terhadap sesama, seperti bersosialisasi dengan teman sebaya, saling memberi, dan berbagi. Hal ini bertujuan untuk membentuk pribadi anak yang memiliki jiwa sosial tinggi.

Penerapan kesadaran diri dan kedisiplinan pada anak juga sangat penting. Terlebih, sejak anak memasuki usia 6 tahun, mereka sebaiknya mulai diajarkan beribadah seperti salat, puasa, serta diajak berinfak. Dengan begitu, anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan membanggakan.

Sesuai hadis Nabi dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah SAW bersabda, "Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan kedua orang tuanya." (HR. Muslim).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....